banner Arus Kencang Jadi Petaka, Empat Penyelam Hilang di Perairan Panga Batang Sikka NTT

Arus Kencang Jadi Petaka, Empat Penyelam Hilang di Perairan Panga Batang Sikka NTT

PENCARIAN- Operasi Tim SAR Gabungan Maumere melakukan pencarian kondisi membahayakan manusia berupa empat orang penyelam yang belum kembali ke permukaan setelah melaksanakan aktivitas diving di sekitar perairan Pulau Panga Batang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10/2026). 


Suara Numbei News - Suasana di perairan Pulau Panga Batang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), diwarnai operasi pencarian setelah empat penyelam dilaporkan belum kembali ke permukaan saat melakukan aktivitas diving, Minggu (4/10/2026).

Keempat penyelam yang masih dalam pencarian terdiri dari tiga warga negara asing (WNA) dan seorang warga negara Indonesia (WNI) yang bertugas sebagai tour guide.

Tiga WNA tersebut masing-masing merupakan dua warga negara Irlandia dan satu warga negara Austria. Sementara satu orang lainnya merupakan tour guide asal Indonesia.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula sekitar pukul 10.00 Wita, ketika enam orang yang terdiri dari empat wisatawan asing dan dua pemandu asal Indonesia melakukan penyelaman di sekitar perairan Pulau Panga Batang.

Para penyelam kemudian dibagi menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok didampingi seorang pemandu.

Namun, kondisi arus laut yang cukup kencang membuat salah satu kelompok mengalami masalah. Satu kelompok yang terdiri dari seorang guide WNI dan seorang WNA asal Belanda berhasil kembali ke permukaan dalam keadaan selamat.

Sementara kelompok lainnya yang terdiri dari satu guide WNI, dua WNA asal Irlandia dan satu WNA asal Austria belum kembali ke permukaan.

Pemandu yang berhasil selamat kemudian meminta bantuan kepada tim SAR setelah mengetahui empat anggota kelompok lainnya belum muncul ke permukaan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maumere menerima laporan kondisi membahayakan manusia tersebut sekitar pukul 14.10 Wita melalui sambungan telepon.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung dikerahkan menuju lokasi menggunakan KN SAR Puntadewa 250 untuk melakukan pencarian dan pertolongan.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar perairan Pulau Panga Batang, Kabupaten Sikka, dengan jarak sekitar 16,6 nautical mile dari Pelabuhan Wuring, Maumere.

Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan operasi SAR, empat orang yang masih dalam pencarian yakni Dervia Mulliggan (28), Darragh MC Kiernan (27), Patricia Retter (42), dan Frederik Horipun (39).

Sementara dua penyelam lainnya, yakni seorang tour guide bernama Riana (25) dan seorang WNA asal Belanda bernama Bart (60), telah berhasil kembali ke permukaan dalam keadaan selamat.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, mengatakan Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap empat penyelam yang belum ditemukan.

“Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih berjibaku melaksanakan pencarian terhadap empat penyelam yang belum kembali ke permukaan,” ujar Fathur Rahman.

Operasi pencarian masih berlangsung. Tim SAR terus berupaya menemukan keempat penyelam tersebut dengan harapan seluruh korban dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

 




Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama