Keempat penyelam yang masih dalam pencarian terdiri
dari tiga warga negara asing (WNA) dan seorang warga negara Indonesia (WNI)
yang bertugas sebagai tour guide.
Tiga WNA tersebut masing-masing merupakan dua warga
negara Irlandia dan satu warga negara Austria. Sementara satu orang lainnya
merupakan tour guide asal Indonesia.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian
bermula sekitar pukul 10.00 Wita, ketika enam orang yang terdiri dari empat
wisatawan asing dan dua pemandu asal Indonesia melakukan penyelaman di sekitar
perairan Pulau Panga Batang.
Para penyelam kemudian dibagi menjadi dua kelompok.
Masing-masing kelompok didampingi seorang pemandu.
Namun, kondisi arus laut yang cukup kencang membuat
salah satu kelompok mengalami masalah. Satu kelompok yang terdiri dari seorang
guide WNI dan seorang WNA asal Belanda berhasil kembali ke permukaan dalam
keadaan selamat.
Sementara kelompok lainnya yang terdiri dari satu
guide WNI, dua WNA asal Irlandia dan satu WNA asal Austria belum kembali ke
permukaan.
Pemandu yang berhasil selamat kemudian meminta
bantuan kepada tim SAR setelah mengetahui empat anggota kelompok lainnya belum
muncul ke permukaan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maumere
menerima laporan kondisi membahayakan manusia tersebut sekitar pukul 14.10 Wita
melalui sambungan telepon.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan
langsung dikerahkan menuju lokasi menggunakan KN SAR Puntadewa 250 untuk
melakukan pencarian dan pertolongan.
Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar
perairan Pulau Panga Batang, Kabupaten Sikka, dengan jarak sekitar 16,6
nautical mile dari Pelabuhan Wuring, Maumere.
Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan operasi
SAR, empat orang yang masih dalam pencarian yakni Dervia Mulliggan (28),
Darragh MC Kiernan (27), Patricia Retter (42), dan Frederik Horipun (39).
Sementara dua penyelam lainnya, yakni seorang tour
guide bernama Riana (25) dan seorang WNA asal Belanda bernama Bart (60), telah
berhasil kembali ke permukaan dalam keadaan selamat.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, mengatakan
Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap empat penyelam yang
belum ditemukan.
“Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih berjibaku
melaksanakan pencarian terhadap empat penyelam yang belum kembali ke
permukaan,” ujar Fathur Rahman.
Operasi pencarian masih berlangsung. Tim SAR terus
berupaya menemukan keempat penyelam tersebut dengan harapan seluruh korban
dapat ditemukan dalam kondisi selamat.
