banner Duka Gempa NTT Belum Usai: 75 Orang Meninggal, 92.735 Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan

Duka Gempa NTT Belum Usai: 75 Orang Meninggal, 92.735 Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan



Suara Numbei News - Duka akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Kamis (20/8/2026) pukul 16.00 WIB, sebanyak 75 orang meninggal dunia dan 907 orang mengalami luka-luka.

Jumlah korban meninggal dunia tersebut bertambah empat jiwa dibandingkan laporan sebelumnya yang mencatat 71 korban. Tambahan korban berasal dari Kabupaten Sikka sebanyak dua orang, Kabupaten Manggarai satu orang, dan Kabupaten Nagekeo satu orang.

Selain korban jiwa dan luka-luka, jumlah warga yang mengungsi juga mengalami peningkatan signifikan. BNPB mencatat sebanyak 92.735 jiwa telah mengungsi, meningkat dari sebelumnya 59.647 jiwa. Kabupaten Nagekeo menjadi wilayah dengan penambahan pengungsi terbesar, yakni 21.883 jiwa, disusul Manggarai 9.649 jiwa dan Manggarai Barat 1.556 jiwa.

4.256 Gempa Susulan Masih Terjadi

Sementara itu, aktivitas gempa susulan masih terus berlangsung. BMKG mencatat hingga Jumat (21/8/2026) pukul 05.00 WIB telah terjadi 4.256 gempa susulan setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, NTT, pada Sabtu (15/8/2026).

Gempa susulan tersebut memiliki kekuatan antara M1,1 hingga M6,2. BMKG juga mencatat sejumlah gempa susulan dirasakan oleh masyarakat.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi. Warga juga diminta memperhatikan kondisi bangunan sebelum kembali memasuki rumah atau bangunan yang terdampak gempa.

NTT Masih Berduka

Di balik angka-angka tersebut terdapat kisah manusia: keluarga yang kehilangan orang tercinta, warga yang mengalami luka, anak-anak yang harus tinggal di pengungsian, serta masyarakat yang masih dihantui gempa susulan.

Bencana ini belum sepenuhnya berakhir. Karena itu, solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak tetap sangat dibutuhkan.

Semoga seluruh korban meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan, mereka yang terluka segera diberikan kesembuhan, dan masyarakat yang masih berada di pengungsian diberikan kekuatan, perlindungan, serta ketabahan.

NTT sedang berduka, tetapi harapan tidak boleh ikut terkubur.

Sumber berita:

·      BNPB — data penanganan dampak gempa NTT.

·      BMKG — pembaruan aktivitas gempa susulan.

·      NU Online — “Data Terbaru Gempa NTT: 75 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan.”

·      Nttmediaexpress.com — “Update Terkini Gempa NTT: 75 Orang Meninggal, 4.256 Gempa Susulan.”

Catatan: Data bencana dapat berubah seiring proses pendataan dan pembaruan resmi. Bahkan pada pembaruan BNPB berikutnya yang diberitakan Jumat (21/8), angka telah berubah menjadi 78 meninggal dunia, 953 luka-luka, dan 95.871 pengungsi.

 


Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama