Jumlah korban meninggal dunia tersebut bertambah
empat jiwa dibandingkan laporan sebelumnya yang mencatat 71 korban. Tambahan
korban berasal dari Kabupaten Sikka sebanyak dua orang, Kabupaten Manggarai
satu orang, dan Kabupaten Nagekeo satu orang.
Selain korban jiwa dan luka-luka, jumlah warga yang
mengungsi juga mengalami peningkatan signifikan. BNPB mencatat sebanyak 92.735
jiwa telah mengungsi, meningkat dari sebelumnya 59.647 jiwa. Kabupaten Nagekeo
menjadi wilayah dengan penambahan pengungsi terbesar, yakni 21.883 jiwa,
disusul Manggarai 9.649 jiwa dan Manggarai Barat 1.556 jiwa.
4.256 Gempa
Susulan Masih Terjadi
Sementara itu, aktivitas gempa susulan masih terus
berlangsung. BMKG mencatat hingga Jumat (21/8/2026) pukul 05.00 WIB telah
terjadi 4.256 gempa susulan setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 yang
mengguncang Flores, NTT, pada Sabtu (15/8/2026).
Gempa susulan tersebut memiliki kekuatan antara M1,1
hingga M6,2. BMKG juga mencatat sejumlah gempa susulan dirasakan oleh
masyarakat.
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk
tetap waspada dan mengikuti informasi resmi. Warga juga diminta memperhatikan
kondisi bangunan sebelum kembali memasuki rumah atau bangunan yang terdampak
gempa.
NTT Masih
Berduka
Di balik angka-angka tersebut terdapat kisah
manusia: keluarga yang kehilangan orang tercinta, warga yang mengalami luka,
anak-anak yang harus tinggal di pengungsian, serta masyarakat yang masih
dihantui gempa susulan.
Bencana ini belum sepenuhnya berakhir. Karena itu,
solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak tetap sangat
dibutuhkan.
Semoga seluruh korban meninggal dunia mendapat
tempat terbaik di sisi Tuhan, mereka yang terluka segera diberikan kesembuhan,
dan masyarakat yang masih berada di pengungsian diberikan kekuatan,
perlindungan, serta ketabahan.
NTT sedang berduka, tetapi harapan tidak boleh ikut
terkubur.
Sumber berita:
·
BNPB — data
penanganan dampak gempa NTT.
·
BMKG — pembaruan
aktivitas gempa susulan.
·
NU Online — “Data
Terbaru Gempa NTT: 75 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi,
4.256 Gempa Susulan.”
·
Nttmediaexpress.com
— “Update Terkini Gempa NTT: 75 Orang Meninggal, 4.256 Gempa Susulan.”
Catatan: Data
bencana dapat berubah seiring proses pendataan dan pembaruan resmi. Bahkan pada
pembaruan BNPB berikutnya yang diberitakan Jumat (21/8), angka telah berubah
menjadi 78 meninggal dunia, 953 luka-luka, dan 95.871 pengungsi.
