![]() |
| Ilustrasi |
Berdasarkan informasi yang dihimpun Pos-Kupang.com,
peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WITA. Saat itu, Elva diketahui
sedang berada di rumah sekaligus menjaga kios milik orang tuanya.
Kedua orang tua korban diketahui sedang menghadiri
acara kumpul keluarga di rumah seorang kerabat yang berjarak sekitar 40 meter
dari kediaman mereka.
Peristiwa tersebut mulai diketahui ketika dua anak,
Serliyanti Am'una dan Maria Novita Am'una, datang ke rumah korban untuk
mengambil termos nasi atas permintaan ibu mereka.
Saat berada di dalam rumah, salah seorang saksi
menemukan Elva dalam kondisi tidak sadarkan diri. Teriakan meminta pertolongan
kemudian mengundang keluarga dan kerabat yang berada di sekitar lokasi.
Ayah korban, Marselinus Am'una, bersama seorang
kerabat segera memberikan pertolongan dan membawa Elva ke Puskesmas Lurasik
untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa korban tidak berhasil
diselamatkan.
Kasi Humas Polres TTU, AKP Anselmus Pera, saat
dikonfirmasi pada Senin, 2 November 2026, menjelaskan bahwa personel Polres TTU
telah mendatangi rumah korban untuk mengumpulkan informasi awal dan melakukan
pengecekan tempat kejadian perkara bersama aparat terkait.
Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa
tersebut sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan autopsi
terhadap jenazah korban.
Kepedulian
terhadap Anak Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Kepergian seorang anak yang masih duduk di bangku
sekolah menjadi pengingat bahwa perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab
keluarga, tetapi juga lingkungan pendidikan dan masyarakat.
Anak-anak membutuhkan perhatian, kasih sayang, ruang
untuk bercerita, serta pendampingan ketika menghadapi persoalan kehidupan.
Tidak semua kesedihan dapat terlihat dari wajah, dan tidak semua persoalan
mudah disampaikan melalui kata-kata.
Peristiwa di Desa Tautpah ini hendaknya menjadi
bahan refleksi bersama untuk semakin peka terhadap kondisi anak-anak di sekitar
kita.
Sebab, menjaga kehidupan dan masa depan anak bukan
sekadar tugas orang tua, melainkan tanggung jawab kemanusiaan kita bersama.
Turut berdukacita atas kepergian Elva. Semoga
keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan.
Setapak Rai
Numbei – Jernih Melihat Fakta.
