banner Jokowi Tiba di NTT! Langsung Bergerak Temui Warga Terdampak Gempa Flores

Jokowi Tiba di NTT! Langsung Bergerak Temui Warga Terdampak Gempa Flores



Suara Numbei News - Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) tiba di Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (16/9/2026). Kedatangannya kali ini untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak gempa bumi Flores yang terjadi pada 15 Agustus 2026.

Dilansir dari JPNN.com, Jokowi tiba di Bandara Frans Seda, Maumere, Kabupaten Sikka, sekitar pukul 13.05 WITA. Dalam kunjungan tersebut, Jokowi didampingi Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep.

Setibanya di bandara, Jokowi disambut Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago bersama jajaran pemerintah daerah. Penyambutan dilakukan secara adat dengan pengalungan kain khas Flores.

Bupati Sikka mengatakan penyambutan dilakukan secara sederhana mengingat situasi daerah masih dalam kondisi bencana. Prosesi adat tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada Jokowi sekaligus bagian dari penerimaan masyarakat setempat.

"Dalam situasi bencana kita melakukan persiapan sederhana, hanya pengalungan secara adat, pengalungan kain budaya kami," kata Juventus seperti dikutip JPNN.com.

Dari Bandara Frans Seda, rombongan Jokowi dijadwalkan melanjutkan perjalanan melalui jalur darat menuju Pelabuhan Ropa, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende.

Dari wilayah tersebut, Jokowi dijadwalkan melanjutkan agenda kunjungan untuk melihat kondisi warga yang terdampak gempa Flores secara langsung.

Kunjungan ini berlangsung setelah gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026 dan berdampak terhadap sejumlah masyarakat di NTT.

Kehadiran Jokowi di tengah masyarakat terdampak menjadi bagian dari rangkaian kunjungannya ke sejumlah wilayah yang mengalami dampak bencana di NTT.

Sumber: JPNN.com



 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama