banner Seperti ini Asal Usul Kalimat ‘Minal Aidin Wal Faidzin’ yang Sering Diucapkan Saat Lebaran, Kamu Wajib Tahu Nih ?

Seperti ini Asal Usul Kalimat ‘Minal Aidin Wal Faidzin’ yang Sering Diucapkan Saat Lebaran, Kamu Wajib Tahu Nih ?



Setapak Rai Numbei (Dalan Inuk Numbei) Hari Raya sudah semakin dekat. Semua pasti sudah sangat merindukan ucapan selamat hari raya yaitu Minal Aidin Wal-Faizin lalu diikut dengan kalimat ‘mohon maaf lahir dan batin’.

Mungkin kamu-kamu semuanya mengira jika ucapan Minal Aidin Wal-Faizin itu arti dari kalimat, ‘mohon maaf lahir dan batinm’ iya kan ??

Tapi, itu salah loh. ucapan Minal Aidin Wal-Faizin ini bukanlah arti dari kalimat mohon maaf lahir dan batin.

Seperti dilansir Tribunnews.com, kalimat Minal Aidin wal-Faizin terdiri dari beberapa penggal kata. Kata Min artinya ‘termasuk’, Al-aidin artinya ‘orang-orang yang kembali’, Wal Artinya ‘dan’, serta Al-faizin Artinya ‘menang’.

Jika dimaknai secara harfiah, kalimat Minal ‘Aidin wal Faizin dalam bahasa indonesia menjadi ‘Termasuk dari orang-orang yang kembali sebagai orang yang menang’.

Ucapan Minal Aidin wal-Faizin ini dikatakan bermula berasal dari seorang penyair pada masa Al-Andalus, yang bernama Shafiyuddin Al-Huli, ketika dia membawakan syair yang konteksnya mengkisahkan dendang wanita di hari raya.

Namun, ada juga yang mengatakan jika ucapan tersebut bersumber dari  zaman khilafiah rosyidin, di mana ucapan tersebut sering digunakan sebagai ungkapan bangga atas kemenangan perang yang sebenarnya, semisal perang badar.

Jika dimaknai dalam konteks peperangan, akan berbunyi ‘Semoga Termasuk dari Orang-orang yang Kembali (dari perang) dan sebagai Orang yang Menang (dalam setiap Perjuangan Islam)’.

Jika mengikuti kebiasaan Rasulullah SAW, ada beberapa kalimat yang bisa digunakan saat di Hari Raya Idul Fitri, seperti Taqabbalallahu minna waminkum. Atau kamu juga bisa mengucapkan Shiyamana wa Shiyamakum. *** palingseru.com

 


Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama