banner Wow Gak Nyangka! 5 Artis Ini Ternyata Agama Katolik, No 4 Pindah Agama

Wow Gak Nyangka! 5 Artis Ini Ternyata Agama Katolik, No 4 Pindah Agama



Setapak Rai Numbei (Dalan Inuk)Di Tanah Air memang memiliki masyarakat yang berbeda suku dan budaya. Bahkan memiliki perbedaan agama. Meskipun di Indonesia sebagian besar umat Muslim. Namun ada pula yang menganut agama Katolik. Kali ini Jagodangdut merangkum artis yang memeluk agama katolik.

1. Lyodra



Kini juara jebolan ajang pencarian bakat, Lyodra Ginting tengah viral namnya karena sukses membawakan lagu Sang Dewi. Tak hanya menjadi penyanyi sukses, Lyodra diketahui cukup aktif menjadi pemazmur atau penyanyi kidung mazmur saat perayaan misa tiap minggu di gereja.

2. Gracia Indri



Kini hidup bahagia bersama suaminya dan anaknya di Belanda, Gracia Indri kini memutuskan untuk rehat dari industri hiburan tanah air. Seperti diketahui, Gracia memang menganut agama Katolik sejak ia lahir ke dunia. Gracia diketahui adalah nama baptisnya dan digunakan pula untuk menjadi nama panggng. 

3. Brisia Jodie 

 


Sama seperti Lyodra, Brisia Jodie merupakan penyanyi jebolan ajang pencarian bakat. Wanita asal Yogyakarta ini pun diketahui pemeluk agama Katolik. Jodie pun disebut mendapatkan nama baptis yang indah yaitu Bianca.

4. Chelsea Olivia 

 


Istri dari Glenn Alinskie ini memutuskan untuk memeluk agama katolik usai menikah dengan suaminya itu. Padahal sebelumnya Chelsea Olivia menganut agama Kristen. Bahkan ibu dua anak ini diberi nama baptis Gabrielle

5. Sandra Dewi



Aktris cantik Sandra Dewi, kini memang sudah tak pernah muncul dilayar kaca usai dinikahi oleh pengusaha sukses Harvey Moeis. Sandra yang menikah di Katedral Jakarta bersama suaminya. Sandra pun memeluk agama katolik ini memiliki nama baptis Monica.




Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama