banner Dituntut Bui Seumur Hidup, Ferdy Sambo Bacakan Pleidoi Pekan Depan

Dituntut Bui Seumur Hidup, Ferdy Sambo Bacakan Pleidoi Pekan Depan



Setapak Rai Numbei (Dalan Inuk)Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dituntut penjara seumur hidup terkait kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir N Yosua Hutabarat. Sambo akan mengajukan pembelaan atau pleidoi pekan depan.

Mulanya, hakim ketua Wahyu Iman Santoso bertanya apakah Sambo akan mengajukan pleidoi terkait tuntutan yang dibacakan jaksa penuntut umum. Hakim pun mempersilakan Sambo berkonsultasi terlebih dahulu.

"Terdakwa sudah mendengar tuntutan dari jaksa penuntut umum. Silakan berkonsultasi dengan penasihat hukum Saudara," kata hakim Wahyu saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (17/1/2023).

Sambo mengaku sudah berkonsultasi dengan pengacaranya. Pengacara Sambo, Arman Hanis, memohon waktu kepada majelis hakim untuk menyusun nota pembelaan pribadi dan dari penasihat hukum.

"Sudah berkonsultasi?" tanya hakim Wahyu.

"Sudah, Yang Mulai," jawab Sambo.

"Bagaimana, Saudara apa penasihat hukum yang berbicara?" tanya hakim Wahyu.

"Terima kasih atas kesempatannya, kami minta diberikan waktu untuk menyampaikan pleidoi pribadi dari Terdakwa maupun pleidoi dari penasihat hukum," jawab Arman.

Hakim memberikan waktu selama satu minggu. Sidang ditunda dan akan kembali digelar Selasa (24/1) dengan agenda pembacaan pleidoi.

"Kami berikan waktu satu minggu kepada penasihat hukum sebagaimana kami berikan waktu satu minggu kepada penuntut umum untuk menyusun tuntutan. Tapi karena pada saat yang sama kami berikan kesempatan persidangan untuk Kuat dan Ricky Rizal, untuk pagi hari kami berikan waktu yang penuh sampai sore kepada penasihat hukum, karena kemarin kami berikan waktu dalam hal ini mau bukti-bukti juga mau menjelaskan yang kemarin kami tolak, kami berikan Selasa," kata hakim Wahyu. *** detik.com





.


Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama