banner Megawati hingga Ganjar Kunjungi Rumah Pengasingan Bung Karno di Kota Ende NTT

Megawati hingga Ganjar Kunjungi Rumah Pengasingan Bung Karno di Kota Ende NTT

Megawati mengunjungi Rumah Pengasingan Bung Karno, Ende, NTT. (Foto: Dwi Rahmawati/detikcom)



Suara Numbei News - Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri berkunjung ke Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Megawati berkeliling melihat kondisi rumah yang sempat ditempati sang proklamator Soekarno dalam kurun waktu empat tahun itu.

Pantauan detikcom di Rumah Pengasingan Bung Karno, Jalan Perwira, Kelurahan Kotaraja, Ende Utara, NTT, Jumat (31/5/2024) Megawati tiba pukul 16.30 WITA. Kedatangannya disambut riuh warga sekitar Rumah Pengasingan.

"Ibu Mega, Ibu Mega," ujar warga di depan gerbang Rumah Pengasingan.

Turut mendampingi Megawati, yakni Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Bintang Puspayoga hingga Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Terlihat pula pasangan capres-cawapres yang diusung oleh PDI Perjuangan di Pilpres 2024, yakni Ganjar Pranowo dan Mahfud Md.

Megawati melihat satu per satu peninggalan sang ayah yang dijaga dalam Rumah Pengasingan. Ia tampak memperhatikan pena atau ballpoint penyerahan dari Ratna Darjam Uttuh.

Megawati sesekali memanggil Hasto untuk melihat benda-benda sejarah, salah satunya biola yang sempat digunakan oleh Soekarno. Megawati juga menyambangi kamar tidur Bung Karno.

Dari keterangan yang tertera, tempat tidur tersebut diberikan oleh Haji Achmad Ambuwaru.

Adapun, kunjungan Megawati ke Rumah Pengasingan Bung Karno dalam rangka pengukuhan jaringan Kota Kabupaten tapak sejarah Bung Karno bertempat di situs Bung Karno Ende. Secara formal Megawati juga memberikan tanda tangannya.

 


Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama