banner Sadis! Ayah Aniaya Anak Kandung di Alor NTT, Polisi Temukan Korban Disekap di Dapur

Sadis! Ayah Aniaya Anak Kandung di Alor NTT, Polisi Temukan Korban Disekap di Dapur



Suara Numbei News - Personel Polres Alor, yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Alor Timur Laut Aipda Theofilus Mautuka mengamankan pelaku penganiayaan berinisial YYL (39) yang diduga menyiksa putra kandungnya PML (8).

Kasat Reskrim Polres Alor, AKP Yames Jems Mbau, S.Sos mengatakan dugaan penganiayaan ini dilaporkan oleh tetangga pelaku.

“Pada hari Sabtu tanggal 29 Juni 2024, sekitar pukul 13.35 wita, anggota Polsek Alor Timur Laut bersama Kanit Reskrim Polsek Alor Timur Laut, Aipda Theofilus Mautuka menuju ke Desa Pido, Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor, terkait adanya informasi dari masyarakat tentang dugaan penganiayaan terhadap anak oleh ayah kandungnya,” ujarnya saat dikonfirmasi Minggu, 30 Juni 2024.

Pria berinisial YYL (39) warga Alor NTT, terduga pelaku penganiayaan terhadap putra kandungnya PML (8).


Setibanya di lokasi lanjutnya, pihak kepolisian berkoordinasi dengan Kepala Desa Pido, Petrus Lande dan warga setempat, mendapatkan informasi bahwa pelaku diduga telah menyekap dan menganiaya anak kandungnya di dapur rumah miliknya.

Mendapatkan informasi tersebut Anggota Polsek ATL langsung mendatangi TKP dan mendapati PML dalam keadaan mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya.

Personel Polsek lalu mengamankan terduga pelaku serta korban yang didampingi pamannya, Samuel Prama (29) dibawa ke Polres Alor untuk ditindaklanjuti.

Jems menambahkan saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Alor.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang, jika mengetahui adanya tindak kekerasan atau penganiayaan terhadap anak. Mengingat kekerasan terhadap anak merupakan tindakan yang sangat memprihatinkan,” pungkasnya. *** poskupang.com






 



Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama