"Jangan jadikan perbedaan sebagai alat untuk
pemecah-belah persatuan, jangan mudah terprovokasi dan percaya kabar bohong.
Jika ada kesalah-pahaman segera dimediasi, lakukan klarifikasi, cari jalan
tengah agar menemukan solusi terbaik," ungkap Wapres Gibran
Rakabuming Raka, dalam sambutannya di Festival Paskah Pemuda GMIT di Kota
Kupang, Senin (6/4/2026).
Gibran mengatakan, perkembangan masa kini, Indonesia
diperhadapkan pada konflik perang du Timur Tengah yang berdampak pada
ketidakstabilan negara terutama di bidang ekonomi.
Pelajaran berharga bahwa perang membawa kemunduran
dan ada harga yang harus dibayar oleh negara yang berkonflik maupun negara lain
yang terkena dampaknya.
"Dari konflik Timur Tengah, kita belajar
bahwa tidak ada satu pun negara yang dapat membangun saat kondisi rakyatnya
terpecah-belah, sehingga sangat penting semua masyarakat Indonesia tetap
menjaga semangat persatuan dan menjunjung tinggi Toleransi hidup antar umat
beragama," pintanya.
Dalam kesempatan itu, Wapres Gibran juga menberikan
apresiasi Komitmen Pemuda GMIT telah menjaga persatuan, perdamaian, dan
berkontribusi membangun masyarakat di NTT.
Dia juga meminta agar Gubernur NTT terus
dukung program Pemerintah Pusat seperti MBG, Koperasi Desa Merah-Putih, Sekolah
Garuda, Sekolah Rakyat, dan lainnya yang berkembang luas dan memberikan manfaat
bagi banyak orang serta mempersiapkan Indonesia menghadapi tantangan ekonomi
dan geopolitik kedepannya. ***
