![]() |
| Foto:
Polisi melakukan olah TKP penemuan tengkorak manusia di hutan Desa Meotroi,
Keamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, NTT. (Foto: Dok. Polres Malaka) |
Dilansir detikBali, Jumat (15/5/2026), Kapolres
Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar, menyebut insiden itu bermula saat seorang
warga berinisial BB mendatangi rumah Antonius untuk menanyakan keberadaannya
pada Senin (11/5).
Saat itu, hanya ada istri Antonius bernama Leonarda
Belak di rumahnya. Leonarda saat itu menjawab kepada BB bahwa suaminya
meninggalkan rumah sejak Selasa (28/4/2026) malam setelah keduanya terlibat
pertengkaran.
Pertengkaran itu disebut bermula saat Antonius
memotong karung berisi jagung. Setelah kejadian tersebut, Antonius langsung
meninggalkan rumahnya.
Keluarga disebut telah membuat laporan polisi ke
Polsek Laenmanen terkait orang hilang. Setelah melalui pencarian berhari-hari,
Antonius ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kawasan kali mati Kalalaran,
Desa Meotroi, Selasa (12/5), sekitar pukul 13.30 Wita.
"Setelah mendapat laporan, polisi melakukan
pencarian dibantu oleh warga. Ceritanya, korban hilang dari rumah pada 28 April
2026 hingga saat ditemukan hanya menyisakan tengkorak saja," tutur Riki.
*** detik.com
