![]() |
Kondisi Bus Sinar Gemilang rute Kupang-Malaka mengalami kecelakaan tunggal di Desa Oenbit, Kecamatan Insana, Kabupaten TTU, NTT Sabtu, 2 Mei 2026 |
Menurutnya, kejadian bermula ketika Bus Sinar Gemilang dengan
nomor polisi DH 7025 JB yang dikendarai Yanuarius Nahak ini melaju dengan
kecepatan tinggi dari arah Kupang menuju ke Kabupaten Malaka.
Ketika tiba di TKP, sopir mobil tersebut dikagetkan
dengan keberadaan satu unit kendaraan sepeda motor yang diparkiran oleh pelajar
di atas badan jalan bagian tepi kiri. Sopir berniat melambung kendaraan
terparkir tersebut.
Kendati demikian, kata Naftali, sopir kehilangan
kendali lantaran mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi. Kendaraan naas ini
kemudian keluar jalur ke arah kanan.
Kendaraan tersebut terus melaju kendati sopir
tersebut berupaya melakukan pengereman. Pasalnya, tepat di pinggir jalan bagian
kanan terdapat rumput yang menyebabkan proses pengereman tidak sesuai harapan.
Mobil itu kemudian terseret dan masuk ke dalam drainase
yang tepat berada di bagian kanan itu. Usai menerima informasi tersebut,
Satlantas Polres TTU langsung turun ke lokasi dan mengevakuasi barang bukti
tersebut ke Kantor Polsek Insana, Polres TTU. Mereka juga melakukan pengecekan
terhadap para penumpang yang berada di fasilitas kesehatan.
"Kami evakuasi barang bukti dibantu masyarakat
sekitar," ungkapnya.
Dikatakan IPDA Naftali, mobil tersebut melaju dari
arah Kupang menuju Malaka. Sebanyak 6 orang penumpang berada di dalam mobil
tersebut. Mereka dilarikan ke Klinik Pratama Santa Elisabeth Kiupukan.
Lima orang penumpang telah menerima perawatan medis
dan sudah diperbolehkan pulang. Sedangkan satu orang penumpang lainnya masih
berada di klinik tersebut.
"Yang lain sudah ditangani dan sudah bisa
pulang. Sementara satu orang petugas medis klinik belum perbolehkan yang
bersangkutan pulang," ucapnya.
Para penumpang mengalami luka ringan. Sejauh ini tidak
ada korban yang mengalami luka berat. Satu orang korban luka ringan yang belum
diperbolehkan pulang ini mengalami luka lecet pada bagian tangan dan
mengeluhkan sakit pada bagian perut.
Seorang pengguna jalan bernama Gaspar menyebut
insiden kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal Bis Sinar Gemilang
Kupang-Malaka tidak menyebabkan korban jiwa. Semua penumpang dinyatakan
selamat.
Gaspar mengatakan, ia melintas ruas jalan tersebut
sesaat setelah insiden itu terjadi. Ia turut membantu mengevakuasi para korban
keluar dari dalam bis.
Beberapa penumpang mengalami luka lecet dan
mengeluhkan sakit akibat benturan keras saat bis nyungsep ke dalam drainase.
Mereka kemudian diantar ke Klinik Pratama Santa Elisabeth Kiupukan, Kecamatan
Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT. ***poskupang.com
