banner Longsor Hantam SMPN Halioan di Kabupaten Malaka, Tiga Ruang Kelas Rubuh dan Tak Bisa Digunakan

Longsor Hantam SMPN Halioan di Kabupaten Malaka, Tiga Ruang Kelas Rubuh dan Tak Bisa Digunakan

Kondisi gedung SMPN Halioan, Malaka yang rusak berat akibat longsor, Sabtu (23/5/2026). 



Suara Numbei News - Bencana longsor kembali terjadi di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Kali ini, longsor menghantam bangunan SMPN Halioan yang berada di Desa Barene, Kecamatan Malaka Tengah. Akibat peristiwa tersebut, tiga ruang kelas mengalami kerusakan parah hingga rubuh dan tidak lagi dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Peristiwa itu dipicu hujan deras berkepanjangan yang menyebabkan pergerakan tanah di sekitar area sekolah. Material longsor menghantam bagian bangunan sekolah hingga merobohkan sejumlah fasilitas pendidikan yang ada. Kondisi ruang kelas tampak rusak berat dengan dinding runtuh serta bagian atap yang ikut ambruk.

Pihak sekolah bersama masyarakat langsung melakukan pengecekan di lokasi kejadian untuk memastikan keselamatan siswa dan guru. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan yang terjadi membuat proses belajar mengajar terganggu karena ruangan yang terdampak dinilai tidak aman digunakan kembali.

Untuk sementara waktu, pihak sekolah sedang mencari solusi agar kegiatan belajar tetap berjalan sambil menunggu penanganan dari pemerintah dan dinas terkait. Warga sekitar juga berharap adanya bantuan cepat untuk memperbaiki bangunan sekolah serta penanganan darurat guna mencegah longsor susulan yang dapat mengancam bangunan lainnya.

Sumber berita:

Tribun Kupang

POS Kupang/Facebook



 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei adalah sebuah situs online yang berisi berita, artikel dan opini. Menciptakan perusahaan media massa yang profesional dan terpercaya untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas dan bijaksana dalam memahami dan menyikapi segala bentuk informasi dan perkembangan teknologi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama