banner Langit NTT Tak Bersahabat! BMKG Umumkan Daerah Terdampak Cuaca Ekstrem

Langit NTT Tak Bersahabat! BMKG Umumkan Daerah Terdampak Cuaca Ekstrem



Suara Numbei News - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika kembali mengeluarkan update peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (25/4/2026) pukul 05.30 WITA.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang mulai pukul 06.00 WITA.

Berdasarkan rilis resmi prakirawan BMKG, kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi melanda sejumlah wilayah di NTT, terutama di Kabupaten Kupang.

Daerah yang diprediksi terdampak meliputi Kupang Timur, Amarasi, Fatuleu, Amarasi Barat, Amarasi Selatan, Amarasi Timur, Amabi Oefeto Timur, Taebenu, Amabi Oefeto, Fatuleu Barat, hingga Fatuleu Tengah.

Selain itu, wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan juga masuk dalam daftar waspada, di antaranya Amanuban Selatan, Amanatun Selatan, Amanatun Utara, Kuanfatu, Boking, Toianas, Nunkolo, Kolbano, hingga Fautmolo.

Di Kabupaten Rote Ndao, hujan lebat berpotensi terjadi di Lobalain, Rote Tengah, Pantai Baru, Rote Timur, hingga Rote Selatan. Sementara itu, Kabupaten Malaka juga diprediksi terdampak, meliputi Malaka Tengah, Malaka Barat, Wewiku, Weliman, Rinhat, Io Kufeu, dan Botin Leobele.

BMKG juga mengingatkan bahwa cuaca ekstrem ini dapat meluas ke wilayah lain. Di Kabupaten Kupang, potensi meluas ke Semau, Kupang Barat, Sulamu, hingga wilayah Amfoang. Sementara di Timor Tengah Selatan dapat menjangkau Kota Soe, Mollo Selatan, Amanuban Timur, hingga Fatumnasi.

Tak hanya itu, wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara juga berpotensi terdampak, seperti Miomafo Barat, Kota Kefamenanu, Insana, hingga Bikomi Selatan.

Di Rote Ndao, potensi perluasan mencakup Rote Barat Daya, Rote Barat Laut, hingga Ndao Nuse.

Untuk Kabupaten Malaka, masyarakat diimbau mewaspadai perluasan ke Sasitamean, Laenmanen, Malaka Timur, Kobalima Timur, dan Kobalima. Sedangkan di Kota Kupang, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Alak, Maulafa, Kelapa Lima, Oebobo, dan Kota Raja.

BMKG menegaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan berlangsung hingga pukul 08.00 WITA. Warga diminta tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta sambaran petir.

Masyarakat juga disarankan untuk membatasi aktivitas di luar rumah saat cuaca buruk berlangsung serta terus memantau informasi resmi dari BMKG melalui kanal terpercaya guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. ***

 


Suara Numbei

Setapak Rai Numbei adalah sebuah situs online yang berisi berita, artikel dan opini. Menciptakan perusahaan media massa yang profesional dan terpercaya untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas dan bijaksana dalam memahami dan menyikapi segala bentuk informasi dan perkembangan teknologi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama