banner Inilah Tili, Sang Penakluk Buaya Berkalung Ban di Palu

Inilah Tili, Sang Penakluk Buaya Berkalung Ban di Palu

Pengakuan warga si penangkap buaya berkalung ban di Palu. Foto: PaluPoso



Setapak rai numbei - Buaya berkalung ban di Palu, Sulawesi Tengah, akhirnya bisa ditangkap warga, Senin malam (7/2). Selanjutnya, warga melepas ban yang melilit leher buaya yang sekitar lima tahun diburu untuk menolong buaya tersebut.

Tili (34), warga yang berhasil menangkap buaya berkalung ban mengaku, memancing buaya liar itu dengan seekor ayam sehingga bisa dijerat.


Sang penakluk buaya ini sudah beberapa minggu terakhir memantau kemunculan buaya berkalung ban. Usai buaya memakan ayam yang jadi umpannya, ia langsung menjerat buaya dengan jeratan yang didesain sedemikian rupa.

 

"Saya tidak suka lihat hewan atau binatang yang menderita, sehingga saya upayakan bagaimana caranya agar ban di leher buaya bisa dilepas," ungkapnya.


Sebagaimana diketahui, penangkapan buaya berkalung ban tersebut viral di media sosial. Dari rekaman video terlihat warga memotong ban yang melilit di tubuh buaya tersebut, menggunakan gergaji besi.


Warga pun terlihat bergantian memotong ban tersebut dengan kondisi buaya sudah terikat tali di sekujur tubuhnya.


Setelah sekian menit berlangsung, wargapun akhirnya berhasil melepaskan ban yang selama bertahun-tahun melilit badan buaya tersebut. Selanjutnya, buaya dilepas kembali ke sungai Palu.


***

Sumber: kumparan.com

 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama