banner Kepala BKN Buka Suara: Penataan ASN Berpotensi Berdampak pada Sebagian PPPK

Kepala BKN Buka Suara: Penataan ASN Berpotensi Berdampak pada Sebagian PPPK



Suara Numbei News - Pemerintah akan melakukan penataan dan perapian Aparatur Sipil Negara ( ASN ).

Langkah ini dilakukan mengingat banyak ASN khususnya PPPK pengangkat tahun 2024/2025 yang tidak tidak memenuhi syarat untuk menjadi ASN.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Negara ( BKN ) Prof. Zudan Arief Fakhrulloh memberi sinyal akan ada PPPK yang diberhentikan.

Alasan pemberhentian, mulai dari tidaak disiplin seperti bolos kerja, tidak memiliki ijazah dan habis masa kontrak.

Dalam kesempatan itu, Zudan juga menekankan, kebutuhan ASN khususnya PPPK menjadi penting saat ini Namun harus memenuhi syarat.

Pasalnya, kata Zudan Arief, dalam proses pengangkatan PPPK afirmasi 2024-2025 sesungguhnya tidak berbasis kebutuhan yang sudah masuk, melainkan hanya yang memenuhi persyaratan diangkat.

"Kenapa harus memenuhi persyaratan, karena PPPK afirmasi 2024/2025 ada yang tidak punya ijazah sehingga gagal diangkat ini yang dalam pergantian kontraknya ada yang dibuat satu tahun, tiga tahun, lima tahun," tutur Zudan.

Karena itu pemerintah kata dia segera melakukan penataan atau perapian kembali formasi ASN di tahun-tahun sekarang ini, karena sudah ada yang mulai habis kontraknya.

"Ini kan mulai ada keresahan-keresahan, saya pun berharap karena situasi ekonomi seperti saat ini jangan sampai ada PHK massal diupayakan, sebisa mungkin PPPK ini diperpanjang dengan peningkatan-peningkatan kualitas," paparnya.

Zudan Arif turut menekankan, Badan Pertimbangan Aparatur Sipil Negara (BPASN) juga cenderung makin mendapati banyak ASN yang bermasalah hingga harus melakukan pemberhentian saat ini.

"Tapi PPPK ngerti harus rajin kerja karena kami di BP ASN setiap bulan selalu ada pemberhentian PPPK yang dipecat karena tidak masuk kantor ini yang harus kita sama-sama saling menjaga," ujar Zudan.

Pastikan Rekrutmen CPNS 2026 Dibuka

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, pemerintah akan membuka Rekrutmen CpNs 2026 termasuk juga untuk PPPK.

Saat rapat dengan Komit I DPD, Zudan Arifmengatakan, pihaknya telah meminta formasi kebutuhan dari kementerian atau lembaga (K/L) serta daerah untuk pengadaan aparatur sipil negara (ASN), baik itu PPPK dan CPNS.

"Ini kita sudah meminta, permintaan formasi dari daerah, dari kementerian/lembaga, yang pasti untuk seleksi PNS akan ada, nanti PPPK tergantung permintaan, kebutuhannya seperti apa," kata Zudan dikutip Selasa (7/7/2026).

Zudan Arif memastikan, formasi yang akan dibuka, termasuk untuk guru ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sekolah rakyat, melainkan formasi umum.

"Jadi untuk kebutuhan tahun depan itu tes nya harus sekarang karena ada masa calon pegawai, ada orientasi, ada persiapan, dan untuk jabatan-jabatan seperti guru dosen itu memang perlu jabatan yang jangka panjang," tega Zudan.

"Jadi tidak bersifat kontraktual karena ini jabatan fungsional yang mempersiapkan generasi jangka panjang," ungkapnya. *** poskupang.com



Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama