banner Kelangkaan Minyak Tanah di Belu Mulai Teratasi, Pemkab Gelontorkan 30 Ribu Liter untuk Warga

Kelangkaan Minyak Tanah di Belu Mulai Teratasi, Pemkab Gelontorkan 30 Ribu Liter untuk Warga

PENYALURAN MINYAK TANAH - Suasana penyaluran minyak tanah kepada masyarakat dalam operasi pasar yang digelar Pemkab Belu, Rabu (17/6/2026). 



Suara Numbei News - Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagind) bersama Agen mulai melaksanakan operasi minyak tanah dengan menyalurkan 30 ribu liter ke tiga kecamatan di wilayah Kota Atambua.

Langkah ini dilakukan untuk menjawab keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan tingginya harga Minyak Tanah dalam beberapa pekan terakhir.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Belu, Vincent K. Laka, mengatakan pemerintah menyiapkan sebanyak 30 ribu liter minyak tanah yang didistribusikan ke tiga kecamatan yakni Kecamatan Atambua Kota, Kecamatan Atambua Selatan dan Atambua Barat, masing-masing mendapatkan jatah 10 ribu liter.

“Penyaluran dilakukan secara bertahap mulai hari ini. Untuk Kecamatan Atambua Barat, distribusi dilakukan di beberapa kelurahan dengan sistem pembagian per titik,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).

Ia menjelaskan, untuk wilayah tertentu seperti Kelurahan Umanen dan Kelurahan Tulamalae, penyaluran akan dipusatkan di satu lokasi, yakni di depan kantor Disperdagind dan dijadwalkan berlangsung pada Kamis (18/6/2026).

Sementara itu, di Kecamatan Atambua Kota, distribusi 10 ribu liter dibagi ke empat kelurahan dengan jumlah yang bervariasi, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Hal serupa juga dilakukan di Kecamatan Atambua Selatan yang turut mendapatkan alokasi 10 ribu liter dan akan dilaksanakan pada Kamis (18/6/2026).

Dalam pelaksanaan operasi ini, pemerintah menerapkan aturan ketat agar distribusi tepat sasaran. Setiap warga diwajibkan membawa Kartu Keluarga (KK) dan dibatasi maksimal pembelian sebanyak 5 liter per rumah tangga.

Menurut Vincent, kebijakan tersebut penting untuk mencegah penimbunan serta memastikan seluruh masyarakat mendapatkan bagian secara merata.

“Ini untuk memastikan minyak tanah subsidi benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan dan tidak terjadi permainan di lapangan,” tegasnya.

Ia berharap melalui operasi pasar ini, pasokan minyak tanah di Kabupaten Belu dapat kembali stabil, kelangkaan teratasi, serta harga di tingkat pengecer bisa ditekan sesuai harga subsidi yang telah ditetapkan pemerintah. (gus) *** poskupang.com



 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei adalah sebuah situs online yang berisi berita, artikel dan opini. Menciptakan perusahaan media massa yang profesional dan terpercaya untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas dan bijaksana dalam memahami dan menyikapi segala bentuk informasi dan perkembangan teknologi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama