banner Mengenal I Dewa Ayu, Sosok Pembawa Baki Bendera Merah Putih Asal Kudus Jateng

Mengenal I Dewa Ayu, Sosok Pembawa Baki Bendera Merah Putih Asal Kudus Jateng



Setapak Rai Numbei (Dalan Inuk)Pembawa Baki Bendera Merah Putih setiap kali upacara perayaan Ulang Tahun Kemerdekaan RI setiap tahunnya, selalu menjadi sosok yang diperhatikan.

Selain karena yang bersangkutan berprestasi di bidangnya, juga karena paras mereka yang cantik, anggun dan berwibawa. Mereka bahkan menjadi topik perbicangan nitizen di media sosial pasca mereka tampil di Istana Negara.

Kali ini, kami coba memperkenalkan secara singkat sosok pembawa Baki Bendera Merah Putih pada perayaan ulang tahun kemerdekaan RI ke 77, I Dewa Ayu Firsty asal Kudus, Jawa Tengah (Jateng).



Dikutip dari berbagai Sumber, I Dewa Ayu Firsty atau akrab disapa Firsty adalah remaja 16 tahun yang berasal dari Kudus, Jawa Tengah. Saat ini, remaja bertinggi 171 cm ini menempuh pendidikan di SMA Negeri 2 Kudus.

Firsty merupakan anak tunggal dari dari pasangan I Dewa Gede Sri Pujono Darmayudo dan Juniati. Sejak kecil ia bermimpi menjadi pembawa Baki Bendera Merah Putih dan siapa sangka cita-citanya itu terwujud.

Ia mengatakan sejak dipercaya menjadi pembawa Baki Bendera ia merasa gugup dan minder. Namun hal itu tidak membuatnya patah semangat. Ia bersama kawan-kawannya terus berlatih hingga mencapai penampilan yang luar biasa.

“Seleksinya memang ketat. Saya juga sempat deg-deg an dan minder. Tapi atas dukungan orang tua, guru, serta pelatih saya menjadi lebih tenang dan bisa melewatinya dengan baik,” kata Firsty mengutip RRI.

Pretasi membanggakan Firsty dapat dilihat ketika ia mengemban tugasnya itu di Istana negara, di depan Presiden, seluruh pejabat negara dan disaksikan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Senyumnya terus mengembang selama bertugas. Mulai dari naik ke podium hingga pengibaran bendera Merah Putih.

 


 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama