banner Viral! Istri Polisi Mesum Foto Telanjang dengan Dokter Saat Suami Sekolah Perwira

Viral! Istri Polisi Mesum Foto Telanjang dengan Dokter Saat Suami Sekolah Perwira



Setapak Rai Numbei (Dalan Inuk) Netizen dihebohkan dengan perselingkuhan seorang istri polisi dengan seorang dokter. Mereka bahkan diduga berbuat mesum saat sang suami sedang menjalani pendidikan perwira polisi.

Kasus viral ini terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). KDR adalah seorang perempuan yang berselingkuh dengan seorang dokter residen bedah Universitas Hasanuddin (Unhas).

Dilansir dari detikSulsel, polisi akan memproses dugaan perselingkuhan itu jika suami pelaku, Iptu AH membuat laporan. Kasus itu akan diproses dengan pidana perzinaan.
"Propam juga sudah selidiki. Nanti ada laporannya pasti akan diproses," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Komang Suartana, dikutip dari detikSulsel, Rabu (18/10/2023).

Kombes Suartana menegaskan KDR sebagai bhayangkari juga wajib membawa nama baik institusi Polri. KDR memiliki tanggung jawab yang sama dengan sang suami.
"Selaku sebagai istri polisi, dia harus mengikuti apa yang dilakukan suaminya, membawa nama baik, membawa harga diri, yah, membawa institusi ini jangan sampai tercemar," katanya.

Dugaan perselingkuhan KDR dengan dokter residen bedah Unhas berinisial AW sebelumnya beredar luas di media sosial. Dalam unggahan beredar, Iptu AH yang semula menjalani pendidikan perwira polisi mendadak pulang ke Makassar untuk memberikan kejutan kepada sang istri.

Namun Iptu AH memergoki KDR diantar pulang AW ke kamar kos mereka. Sejak saat itu AH mulai curiga hingga memeriksa ponsel sang istri.

Masih dalam unggahan itu, Iptu AH disebut kaget bukan kepalang seusai menemukan foto sang istri dengan AW dalam kondisi tak berbusana alias telanjang. *** dari berbagai sumber



 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama