banner Angin Kencang Landa Flores Timur NTT, 21 Rumah Warga dan 1 Pustu Rusak Berat

Angin Kencang Landa Flores Timur NTT, 21 Rumah Warga dan 1 Pustu Rusak Berat

Pohon tumbang timpa rumah warga di Desa Ilepadung, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (22/1/2024)(Dok Heribertus Bala Kelen)



Setapak Rai Numbei (Dalan Inuk) - Puluhan rumah warga beserta satu unit bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Ilepadung, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, rusak diterjang angin kencang , Senin, 22 Januari 2024.

Kepala Desa Ilepadung, Alfonsus Nabas Koten, mengatakan kerusakan sementara ada 20 unit rumah dan satu Pustu. Warga masih berjibaku mengevakuasi pohon yang tumbang dan menimpal beberapa rumah korban.

"Sementara ini ada 20 rumah dan satu pustu. Kondisinya rata-rata rusak parah, ada dua unit yang tertimpal pohon," katanya kepada wartawan.

Kerusakan itu, jelas Alfonus, meliputi Dusun IV ada 18 unit rumah, Dusun III satu unit, serta di Riangrita dan bangunan pustu tersebut.

 "Ini data sementara, kami lagi cek di dusun lain," ujarnya Alfonsus.

Menurut dia, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun warga yang terdampak terpaksa diungsikan ke rumah keluarga.

Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan dinas sosial dan BPBD Flores Timur guna mengambil langkah penanganan terhadap warga terdampak.

Sementara Plt Kalak BPBD Flores Timur, Achmad Duli mengatakan akan segera mengambil langkah penanganan korban terdampak.

"Kami dalam perjalanan ke lokasi, akan segera ditangani," tandasnya. *** dari berbagai sumber media





 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama