banner Capres Ganjar: Presiden Harus Netral, tapi Kita Tahu Beliau Sudah Tentukan Pilihan

Capres Ganjar: Presiden Harus Netral, tapi Kita Tahu Beliau Sudah Tentukan Pilihan

Capres 03 Ganjar Pranowo saat berkampanye di wilayah Purbalingga, Jateng, Senin (15/1/2024). Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan


Setapak Rai Numbei (Dalan Inuk) - Capres nomor urut 03, Ganjar Pranowo, menilai sebagai presiden, Jokowi harus tetap netral. Namun, sebagai individu, menurut Ganjar, ia sudah tahu pilihan politik Jokowi di Pilpres 2024.

Tapi Ganjar tidak mengungkap siapa yang menjadi pilihan Jokowi itu.

"Sebagai presiden harus netral tapi sebagai individu rasanya beliau sudah menentukan pilihan, kita tahu kok," kata Ganjar di Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (15/1).

Ganjar juga mengomentari ucapan capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, yang beberapa kali mengungkit soal persahabatannya dengan Jokowi. Bahkan saat berkunjung ke Bandung, Minggu (14/1) kemarin, Prabowo menyebut persahabatannya itu tak pernah putus.

Jokowi menjawab pertanyaan wartawan di Pasar Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, pada Rabu, 27 Desember 2023. Foto: Dok. Biro Setpres


"Ya, mudah-mudahan seluruh persahabatannya berjalan saja dan hubungan baik di antara orang-orang politik itu mesti terjaga," ucap Ganjar.

Ia juga menilai, seharusnya persahabatan harus tetap terjaga meski ada kontestasi pilpres. Sebab, menurut Ganjar, perbedaan pilihan politik di kontestasi lima tahunan itu tak seharusnya merusak persahabatan.

"Dari awal saya sampaikan, kontestasi ini hanya 5 tahunan kok. Hanya 5 tahunan, maka persahabatan harus dijaga. Soal beda pilihan, blocking politik, itu hak setiap orang dan sah-sah saja adanya. Jadi tetap jaga persahabatan, hidup sahabat," pungkasnya. *** kumparan.com



 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama