banner Dinas Pendidikan NTT akan Menggelar Lomba Musikalisasi Puisi Bahasa Daerah di Kabupaten Belu

Dinas Pendidikan NTT akan Menggelar Lomba Musikalisasi Puisi Bahasa Daerah di Kabupaten Belu

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Belu akan menyelenggarakan musikalisasi puisi dalam bahasa daerah se-Kabupaten Belu.


Suara Numbei News - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Belu akan menyelenggarakan musikalisasi puisi dalam bahasa daerah se-Kabupaten Belu. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Kebudayaan Provinsi NTT, Ayub Sanam, saat membuka lomba pidato dan pentas seni bahasa Kemak Suku Durubati.

Ayub Sanam menjelaskan bahwa tujuan dari lomba ini untuk mendorong partisipasi siswa-siswi tingkat SMA maupun SMK di Kabupaten Belu dalam melestarikan bahasa dan budaya daerah.

"Kami ingin menggerakkan para siswa untuk berkreasi melalui bahasa daerah. Untuk itu, bulan Oktober nanti kami akan mengadakan lomba musikalisasi puisi san baca puisi dalam bahasa daerah," ujar Ayub. Rabu, (18/9/2024).

Kegiatan ini juga akan melibatkan berbagai pihak, seperti Balai Pelestarian Kebudayaan, Kantor Bahasa san Bank NTF sebagai mitra salam pelaksanaannya.

Rangkaian lomba tersebut, akan diadakan pada Bulan Oktober 2024, bertepatan dengan peringatan Bulan Bahasa. "Ini menjadi bagian sari upaya kami di Dinas Pendidikan untuk memperkuat identitas budaya karya seni bahasa daerah," ucap Ayub. *** rri.co.id

 


Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama