banner Dua Korban Ayah dan Anak Ditemukan di Pantai Wini-NTT, Operasi SAR Resmi Ditutup

Dua Korban Ayah dan Anak Ditemukan di Pantai Wini-NTT, Operasi SAR Resmi Ditutup

Dua Korban Dtemukan di Pantai Wini-NTT, Operasi SAR Resmi Ditutup


Suara Numbei News - Mus Bani dan anaknya Boy Bani berhasil ditemukan di perairan Pantai perairan Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kedua korban ditemukan pada Sabtu (29/3/2025) pagi sekitar pukul 06.00 Wita oleh tim Basarnas.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang melalui Unit Siaga SAR Atambua bersama seluruh potensi SAR melakukan upaya pencarian selama tiga hari.

Sabtu merupakan hari ketiga pencarian terhadap dua korban yang hilang akibat terbaliknya perahu bodi di perairan Pantai Wini, Kabupaten TTU.

Insiden nahas ini terjadi sekitar pukul 02.00 Wita dini hari, yang disebabkan oleh gelombang tinggi dan angin kencang yang melanda wilayah tersebut.

Pada pelaksanaan operasi SAR hari ketiga ini, Tim gabungan berhasil menemukan dua korban.

Pada pukul 08.43 Wita, satu korban jiwa, Mus Bani ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 4 NM dari arah timur lokasi kecelakaan.

Kemudian tim kembali menemukan satu korban jiwa Boy Bani di lokasi yang sama sebelumnya.

Kedua jenazah langsung diserahkan ke pihak kepolisian dan keluarga korban untuk penanganan lebih lanjut.

Operasi Sar dinyatakan selesai dan ditutup. Unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke isstansi dan organisasi masing-masing dan diucapkan terima kasih atas kerjasamanya. *** digtara.com



 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama