banner Gempa NTT: Korban Tewas Capai 129 Jiwa, 111 Ribu Warga Masih Mengungsi

Gempa NTT: Korban Tewas Capai 129 Jiwa, 111 Ribu Warga Masih Mengungsi


Suara Numbei News - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Jumat (4/9/2026), jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 129 orang.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatinkom) BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan bahwa angka tersebut merupakan korban yang meninggal akibat dampak langsung maupun tidak langsung dari gempa bumi.

“Hingga saat ini, korban yang meninggal akibat langsung maupun tidak langsung dari gempa tersebut sebanyak 129 jiwa,” kata Berton di Kantor BNPB, Jakarta, Jumat.

Berton juga menyampaikan belasungkawa atas bertambahnya jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Selain korban meninggal, BNPB mencatat sebanyak 1.723 orang mengalami luka-luka. Sementara itu, jumlah warga yang masih mengungsi menunjukkan penurunan.

Hingga saat ini, tercatat 111.321 orang masih berada di lokasi pengungsian.

“Jumlah orang yang luka-luka sebesar 1.723 orang dan saat ini jumlah pengungsi sudah turun menjadi 111.321 orang,” ujar Berton.

Puluhan Ribu Rumah Rusak

Gempa tersebut juga menyebabkan kerusakan pada puluhan ribu rumah warga. BNPB mencatat sebanyak 98.908 unit rumah mengalami kerusakan.

Kerusakan tersebut terdiri atas kategori rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat.

Di tengah proses penanganan pascabencana, BNPB menyebut kondisi di sejumlah wilayah terdampak mulai membaik. Aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat juga mulai kembali berjalan.

Sebagian pengungsi bahkan telah kembali ke rumah masing-masing yang masih dalam kondisi utuh, baik, maupun mengalami kerusakan ringan.

“Melihat kondisi daerah terdampak yang semakin membaik, aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat juga sudah mulai bangkit. Sebagian besar pengungsi juga sudah kembali ke tempat tinggal masing-masing yang memiliki rumah masih utuh, baik, atau rusak ringan,” kata Berton.

BNPB Terus Salurkan Bantuan Logistik

BNPB memastikan dukungan logistik untuk wilayah terdampak masih terus berjalan. Hingga kini, sebanyak 2.015 ton logistik telah dikirim dari Jakarta.

Selain itu, BNPB baru mengirim tambahan 113 ton logistik menggunakan KRI Semarang-594 dengan tujuan Labuan Bajo. Bantuan tersebut diperkirakan tiba pada 7 September 2026.

Logistik yang dikirim antara lain berupa makanan, minuman, sembako, peralatan penjernih air, serta kebutuhan dasar lainnya.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah NTT.

Sumber: Kompas.com



 



Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama