banner Niat Menegur Berbuah Pengeroyokan, Guru SD di Manggarai Barat Jadi Korban

Niat Menegur Berbuah Pengeroyokan, Guru SD di Manggarai Barat Jadi Korban



Suara Numbei News - Seorang guru sekolah dasar di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang tua murid. Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat, pada Rabu (10/12/2025).

Guru berinisial SB, yang bertugas di SDI Lengko Paje, dikeroyok setelah menegur sejumlah anak yang bermain petasan di dekat rumah ibunya. Teguran itu dipicu oleh matinya seekor ayam milik ibu SB akibat bunyi petasan yang dimainkan anak-anak tersebut.

Kapolsek Lembor, Ipda Vinsen Bagus, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, saat ini pihak kepolisian masih mendalami kasus dugaan pengeroyokan yang melibatkan orang tua murid dan guru tersebut.

“Laporan dari guru kami terima kemarin malam. Sementara siang harinya, pihak anak-anak yang didampingi orang tuanya juga membuat laporan dugaan penganiayaan. Jadi, kedua belah pihak saling melapor,” kata Ipda Vinsen kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (13/12/2025).

Ipda Vinsen menjelaskan, pihaknya telah memanggil kedua belah pihak serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap duduk perkara sebenarnya. Polisi juga telah melakukan visum terhadap guru SB maupun anak-anak yang terlibat dalam insiden tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan. Setelah semuanya jelas, kami akan mengambil langkah tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa bermula ketika SB menegur anak-anak yang bermain petasan secara berlebihan di sekitar rumah ibunya. Teguran tersebut disalahpahami oleh para orang tua, yang kemudian menuding SB telah memukul anak-anak mereka.

Kesalahpahaman itu berujung pada tindakan penganiayaan terhadap SB di mes guru tempat ia tinggal. Kericuhan sempat terjadi sebelum warga sekitar turun tangan melerai kedua belah pihak.

Pasca kejadian, SB bersama orang tua anak-anak yang terlibat dibawa ke rumah Ketua RT setempat untuk dilakukan mediasi. Namun, upaya penyelesaian secara kekeluargaan tersebut tidak membuahkan hasil sehingga kasus ini berlanjut ke ranah hukum.

Saat ini, penanganan perkara sepenuhnya berada di bawah kewenangan Polsek Lembor, Polres Manggarai Barat. Polisi mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan menyerahkan proses penyelesaian kepada aparat penegak hukum.



 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei adalah sebuah situs online yang berisi berita, artikel dan opini. Menciptakan perusahaan media massa yang profesional dan terpercaya untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas dan bijaksana dalam memahami dan menyikapi segala bentuk informasi dan perkembangan teknologi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama