banner Duka Mendalam Umat Manggarai Raya, Pastor Thomas Krump SVD Sang Gembala Umat Kini Telah Pergi

Duka Mendalam Umat Manggarai Raya, Pastor Thomas Krump SVD Sang Gembala Umat Kini Telah Pergi



Suara Numbei NewsUmat Katolik di Manggarai Raya tengah berduka atas kabar meninggalnya misionaris senior, Pastor Thomas Krump, SVD. Informasi mengenai wafatnya pastor tersebut mulai beredar luas di media sosial pada Minggu, 15 Maret 2026.

Kabar duka itu dengan cepat menyebar di berbagai platform, terutama Facebook, dan langsung memantik ungkapan belasungkawa dari umat Katolik yang pernah mengenal dan merasakan pelayanan pastoralnya selama bertahun-tahun di wilayah Manggarai.

Pastor Thomas Krump dikenal sebagai seorang misionaris yang telah mengabdikan hidupnya bagi umat di Flores, khususnya di wilayah Manggarai. Ia pernah menjabat sebagai Pastor Paroki Rejeng di bawah wilayah Keuskupan Ruteng. Dalam pelayanan pastoralnya, ia melayani umat dalam kurun waktu yang sangat panjang, yakni sejak tahun 1964 hingga 2016.

Misionaris asal Eropa tersebut lahir di Hungaria dan kemudian menjadi warga negara Austria. Sepanjang hidupnya, ia memilih untuk tinggal dan berkarya di tanah misi di Flores, mempersembahkan tenaga serta dedikasinya bagi perkembangan Gereja Katolik dan kehidupan umat di Manggarai.

Selama puluhan tahun pelayanan itu, Pastor Thomas Krump dikenal sebagai figur gembala yang dekat dengan umat. Kehadirannya meninggalkan jejak mendalam bagi masyarakat dan umat Katolik yang pernah dilayaninya.

Kepergian Pastor Thomas Krump menjadi kehilangan besar bagi Gereja Katolik di Manggarai Raya, khususnya bagi umat yang selama ini mengenalnya sebagai misionaris yang setia mengabdikan hidupnya bagi pelayanan pastoral di Flores. ***



 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei adalah sebuah situs online yang berisi berita, artikel dan opini. Menciptakan perusahaan media massa yang profesional dan terpercaya untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas dan bijaksana dalam memahami dan menyikapi segala bentuk informasi dan perkembangan teknologi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama