![]() |
| Bupati Timor Tengah Utara Yoseph Falentinus Dellasale Kebo. (Liputan6.com/ Ola Keda) |
Ia akan mengambil langkah tegas jika menemukan
adanya kejanggalan saat memeriksa absensi ASN di sejumlah OPD. Sesuai temuan,
adanya selisih antara absensi yang diisi secara manual dan sidik jadi.
"Mereka (ASN) maunya yang manual, begitu kita
cek di absensi yang pakai finger print ternyata rata-rata tingkat kehadiran
dibawah 20 persen," sesal Bupati TTU periode 2025-2030 itu.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil temuan terdapat
kurang lebih 100 ASN yang memiliki catatan kehadiran cukup rendah. Sehingga
hasil temuan itu akan dikaji untuk selanjutnya ditentukan jenis sanksi yang
akan dijatuhkan.
"Kalau yang sudah memenuhi syarat maka akan
kita jatuhkan sanksi pemecatan, kalau yang lain bisa dijatuhkan sanksi dengan
pemotongan TPP," tegasnya.
Minta Pimpinan
OPD Jadi Contoh
Bupati Falen mengingatkan para pimpinan OPD untuk
bisa menjadi contoh yang baik bagi bawahannya.
Selain itu dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab
hendaknya kepala dinas bisa mematuhi SOP yang sudah ditetapkan.
"SOP sudah jelas, tinggal mau atau tidak untuk
diikuti dengan baik jangan sampai kepala dinas yang menjadi contoh untuk yang
lain supaya bekerja tidak sesuai SOP yang sudah ada," tandasnya. *** liputan6.com
