Jembatan tersebut merupakan jalur strategis yang
menghubungkan Kota Kupang dengan Soe, Kefamenanu, Atambua, Malaka hingga Timor
Leste. Akibat ambruknya jembatan, arus transportasi antarwilayah terhenti dan
antrean kendaraan mengular di kedua sisi jalan.
Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, turun langsung
meninjau lokasi kejadian. Ia menegaskan bahwa kondisi jembatan mengalami
kerusakan parah dan tidak lagi dapat dilalui kendaraan.
“Ini jalur utama Pulau Timor yang sangat vital.
Negara harus hadir memastikan penanganan berjalan cepat agar aktivitas
masyarakat tidak terganggu,” tegasnya.
Diduga Akibat
Pergeseran Pondasi
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT,
Janto, menjelaskan bahwa ambruknya jembatan diduga akibat pergeseran struktur
pondasi. Saat ini, alat berat telah dikerahkan ke lokasi untuk penanganan awal.
Selain kerusakan jembatan, ditemukan pula pipa air
yang patah di sekitar lokasi. Kondisi ini berpotensi mengganggu distribusi air
bersih bagi masyarakat setempat.
Jalur Alternatif
dan Jembatan Darurat Disiapkan
Pemerintah Provinsi NTT bersama instansi terkait
bergerak cepat membuka jalur alternatif guna memulihkan konektivitas. Salah
satu langkah yang dilakukan adalah pembangunan jembatan darurat di sisi hilir
lokasi jembatan yang ambruk.
Selain itu, jalur alternatif melalui Desa Nunkurus
telah disiapkan, meski saat ini hanya dapat dilalui kendaraan roda dua dan
mobil kecil karena kondisi jembatan kayu yang terbatas.
Pemerintah menargetkan jalur darurat dapat
difungsikan dalam waktu 3 hingga 5 hari, tergantung kondisi cuaca dan teknis di
lapangan.
Perbaikan
Permanen Tunggu Pemerintah Pusat
Untuk penanganan jangka panjang, perbaikan permanen
jembatan akan dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR,
mengingat ruas tersebut merupakan jalan nasional.
Proses pembangunan kembali diperkirakan membutuhkan
waktu karena harus melalui tahapan perencanaan, desain, hingga penganggaran.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk menggunakan
jalur alternatif yang telah disiapkan pemerintah sambil menunggu pemulihan
akses utama Trans Timor.
