banner Terkuak! Identitas Jasad di Kali Wederok Kabupaten Malaka Terungkap, Tapi Misteri Kematian Masih Diselidiki

Terkuak! Identitas Jasad di Kali Wederok Kabupaten Malaka Terungkap, Tapi Misteri Kematian Masih Diselidiki



Warga Weliman, Malaka saat menemukan korban meninggal dunia di Kali wederok, Rabu (25/3/2026). 



Suara Numbei News - Misteri penemuan jasad pria di Kali Wederok, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, akhirnya mulai terkuak. Polisi telah berhasil mengidentifikasi korban, namun penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan.

Korban diketahui bernama Wilhelmus Asa (19), warga Desa Babotin Maemina, Kecamatan Botin Leobele, Kabupaten Malaka. Identitas korban dipastikan setelah polisi mencocokkan ciri khusus berupa tato angka “2007” di lengan korban dengan laporan orang hilang dari pihak keluarga.

Jenazah korban sebelumnya ditemukan warga pada Rabu (25/3/2026) pagi di aliran Kali Wederok. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan tergeletak di atas pasir serta bebatuan di tengah kali.

Penemuan tersebut sempat menggegerkan warga setempat. Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit guna proses identifikasi lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Malaka, IPTU Dominggus Duran, menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan ciri fisik dan diperkuat dengan data laporan orang hilang.

Setelah identitas dipastikan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang dan dimakamkan secara layak.

Penyebab Kematian Masih Didalami

Meski identitas korban telah terungkap, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan. Aparat masih mengumpulkan bukti serta keterangan saksi untuk mengungkap kronologi kejadian.

Polisi juga melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai guna mencari kemungkinan petunjuk tambahan yang dapat membantu mengungkap penyebab kematian korban.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang beberapa hari sebelum ditemukan. Dugaan sementara, korban bisa saja terbawa arus sungai, namun hal tersebut masih menunggu hasil penyelidikan resmi.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.

 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama