![]() |
| Guru SMP Negeri Nuba Arat, Kabupaten Sikka segel
ruang kepala sekolah, Kamis (16/4/2026) (KOMPAS.com/SERAPHINUS SANDI) |
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap
kepemimpinan kepala sekolah yang dinilai bermasalah. Para guru memasang palang
pada pintu ruang kepala sekolah serta membentangkan spanduk berisi tuntutan
agar pihak terkait segera mengambil tindakan.
Perwakilan guru menyampaikan bahwa aksi ini merupakan
puncak dari akumulasi kekecewaan yang telah berlangsung cukup lama. Mereka
mengaku mengalami tekanan psikologis akibat sikap dan gaya kepemimpinan kepala
sekolah yang dinilai tidak kondusif.
Dalam tuntutannya, para guru mendesak Dinas
Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka untuk segera
mengevaluasi dan mengganti kepala sekolah. Mereka menegaskan bahwa penyegelan
akan tetap berlangsung hingga ada keputusan tegas dari pihak berwenang.
Akibat aksi tersebut, proses belajar mengajar untuk
sebagian siswa tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Namun, kegiatan
tertentu seperti ujian bagi siswa kelas IX tetap dilaksanakan sesuai jadwal.
Sebelumnya, para guru juga telah menyampaikan
aspirasi mereka kepada dinas terkait, namun belum mendapatkan solusi yang
memuaskan. Kondisi ini kemudian memicu aksi mogok dan penyegelan sebagai bentuk
tekanan agar masalah segera ditangani.
Situasi ini menjadi perhatian serius karena
berdampak langsung pada keberlangsungan pendidikan di sekolah tersebut. *** regional.kompas.com
