![]() |
| Motor almarhum Saul ditemukan anggota Polres Malaka |
Sepeda motor yang digunakan korban sebelum
dinyatakan hilang akhirnya berhasil ditemukan oleh Kepolisian Resor Malaka.
Kabar penemuan kendaraan tersebut dibenarkan Kapolres
Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar, melalui Kasat Reskrim Polres Malaka,
IPTU Dominggus N.S.L. Duran, saat dikonfirmasi tim media ini pada Minggu
(19/4/2026).
“Iya benar,”
ujar IPTU Dominggus melalui pesan WhatsApp.
Menurutnya, sepeda motor tersebut kini telah
diamankan dan dijadikan sebagai salah satu barang bukti penting dalam proses
penyelidikan yang masih terus berjalan.
Polisi kini masih mendalami dugaan kejanggalan dalam
kematian Saul sembari menunggu hasil resmi autopsi dari tim dokter forensik
Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Motor
tersebut sudah ditemukan dan kami sementara masih melakukan penyelidikan sambil
menunggu hasil otopsi dari dokter forensik Polda NTT,” jelasnya.
Kendaraan yang dimaksud merupakan sepeda motor Yamaha
Jupiter Z1 yang sebelumnya digunakan korban saat meninggalkan rumah
sebelum akhirnya dilaporkan hilang dan ditemukan meninggal dunia beberapa hari
kemudian.
Polisi menyebut kendaraan itu ditemukan oleh
personel Polres Malaka pada Jumat, 17 April 2026, sekitar pukul 19.05 WITA.
Lokasi penemuan berada di sekitar aliran Sungai Nonomareka, tepatnya di Dusun
Kanu, Desa Babotin Selatan, Kecamatan Botin Leobele.
“Kendaraan
sepeda motor Yamaha Jupiter Z1 tersebut ditemukan sekitar pukul 19.05 WITA di
sekitar aliran Sungai Nonomareka, Dusun Kanu, Desa Babotin Selatan, Kecamatan
Botin Leobele,” ungkap IPTU Dominggus.
Sementara itu, kendaraan tersebut tampak rusak
parah. Seluruh bagian luar motor tersebut dipenuhi material berupa ranting,
rumput dan sebagainya.
Penemuan sepeda motor itu menjadi perkembangan
signifikan karena sebelumnya kendaraan tersebut sempat dilaporkan hilang oleh
pihak keluarga dan dianggap sebagai salah satu petunjuk penting untuk
mengungkap rangkaian peristiwa yang dialami korban.
Selama ini, hilangnya motor korban menjadi salah
satu sorotan utama dalam kasus tersebut. Banyak pihak menilai keberadaan
kendaraan itu dapat membantu penyidik menelusuri jalur perjalanan terakhir
korban, kemungkinan perpindahan lokasi, hingga dugaan keterlibatan pihak lain.
Kini, dengan ditemukannya kendaraan tersebut,
penyidik memiliki tambahan barang bukti yang dapat dianalisis lebih lanjut
melalui pemeriksaan fisik maupun forensik kendaraan.
Sementara itu, masyarakat Kabupaten Malaka masih
terus mengikuti perkembangan kasus ini. Publik berharap penemuan motor korban
dapat membuka jalan bagi terungkapnya fakta sebenarnya di balik kematian Saul
yang hingga kini masih menyisakan banyak pertanyaan.
Pihak kepolisian pun menegaskan komitmennya untuk
terus bekerja secara profesional dan transparan agar penyebab kematian korban
dapat diketahui secara jelas serta memberikan kepastian hukum bagi keluarga.***
nusantarainside.com
