![]() |
SOSOK- Almarhum Pater Marsel Agot, SVD, meninggal dunia pada Sabtu dini hari di RS Cancar, Manggarai, Jumat (17/4/2026). Ia dikenal sebagai pejuang lingkungan yang menanam jutaan pohon di Flores. |
Imam Serikat Sabda Allah itu dikenal luas sebagai
sosok yang gigih menyuarakan isu konservasi di tengah pesatnya pembangunan
kawasan Pariwisata Super Prioritas Labuan Bajo.
Pantauan di media sosial sejak Jumat malam hingga
Sabtu (18/4/2026) menunjukkan gelombang ucapan belasungkawa dari warga
yang merasa kehilangan sosok pejuang lingkungan.
Sosok yang Dekat
dengan Umat
Salah seorang warga Labuan Bajo, Theresia
Rahayu, mengenang almarhum sebagai pribadi yang rendah hati dan tidak
membeda-bedakan status sosial dalam pelayanannya.
"Beliau sangat baik, aktif sampai akhir
hayatnya, dan tidak merepotkan orang banyak," ujar Theresia, Sabtu.
Menurutnya, jasa almarhum sangat besar bagi
masyarakat Manggarai Barat, terutama dalam menjaga keseimbangan alam. Ia berharap akan
muncul sosok baru yang memiliki keberanian serupa dalam menyuarakan isu-isu
lingkungan.
"Kami berharap ada penerus yang berani bersuara
seperti beliau," lanjutnya.
Riwayat Singkat
Pater Marsel Agot lahir di Wela, Manggarai, pada 2
Juni 1950. Selama ini, ia bertugas dan menetap di Unit SVD Labuan Bajo yang
berlokasi di samping Hotel Perundi.
Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah
Sakit St. Rafael Cancar, Manggarai, pada usia 75 tahun.
Kepergian Pater Marsel meninggalkan warisan semangat
bagi para aktivis lingkungan di Flores untuk terus menjaga kelestarian alam di
tengah tantangan modernisasi.
