banner Wapres Gibran Tinjau Infrastruktur Rusak di Amfoang, Warga Minta Akses Segera Dipulihkan

Wapres Gibran Tinjau Infrastruktur Rusak di Amfoang, Warga Minta Akses Segera Dipulihkan



Suara Numbei NewsGibran Rakabuming Raka meninjau langsung kondisi infrastruktur rusak di wilayah Amfoang, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (22/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan setelah Wapres menerima aspirasi dari mahasiswa asal Kabupaten Kupang terkait keterisolasian sejumlah desa akibat putusnya jembatan sejak tahun 2023.

Dalam kunjungannya ke Desa Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Daya, Wapres mengaku awalnya tidak memiliki agenda menuju Amfoang. Namun, setelah berdialog dengan mahasiswa saat tiba di Kupang sehari sebelumnya, ia memutuskan menambah lokasi kunjungan kerja untuk melihat langsung kondisi masyarakat di daerah tersebut.

“Hari ini tidak ada jadwal saya ke Amfoang, jadwal saya sebenarnya ke Pulau Rote. Tetapi setelah mendengar langsung aspirasi mahasiswa, saya memutuskan datang melihat kondisi di sini,” ujar Gibran saat berdialog dengan warga.

Fokus utama peninjauan adalah dua jembatan vital, yakni Jembatan Termanu dan Jembatan Kapsali, yang dilaporkan putus total sejak 2023. Kerusakan tersebut menyebabkan sejumlah wilayah seperti Amfoang Timur, Amfoang Barat, Amfoang Barat Daya, Amfoang Barat Laut, hingga Amfoang Utara menjadi terisolasi.

Wapres menilai kondisi kerusakan jembatan sangat parah dan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Ia bahkan menyampaikan permohonan maaf kepada warga karena masih banyak daerah di Indonesia yang mengalami keterbatasan akses dasar.

Selain memutus jalur transportasi, kerusakan infrastruktur juga berdampak pada aktivitas pendidikan. Anak-anak sekolah terpaksa menyeberangi sungai untuk menuju sekolah sehingga sering tiba dalam kondisi basah. Kondisi ini menjadi salah satu persoalan yang disampaikan warga kepada Wapres.

Dalam peninjauan tersebut, Gibran didampingi sejumlah pejabat daerah dan aparat keamanan. Pemerintah daerah berharap kunjungan tersebut dapat mempercepat perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan akses jalan dan jembatan di wilayah perbatasan dan kawasan 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Wapres juga berjanji akan membahas persoalan tersebut bersama kementerian terkait setibanya di Jakarta agar solusi penanganan infrastruktur di Amfoang segera direalisasikan.

Kunjungan mendadak ini mendapat perhatian publik karena dianggap sebagai respons cepat pemerintah terhadap keluhan masyarakat di daerah terpencil. Di media sosial, banyak warga menilai langkah turun langsung ke lokasi menjadi bentuk kepedulian terhadap persoalan infrastruktur yang selama ini belum tertangani secara maksimal.

 


Suara Numbei

Setapak Rai Numbei adalah sebuah situs online yang berisi berita, artikel dan opini. Menciptakan perusahaan media massa yang profesional dan terpercaya untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas dan bijaksana dalam memahami dan menyikapi segala bentuk informasi dan perkembangan teknologi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama