Ibu Scheerer, seorang janda, membesarkan kesepuluh
anaknya dalam iman Katolik. Suaminya ingin menjadi imam Dominikan dan masuk
seminari untuk Ordo Imam (OP). Ia keluar setelah hanya enam bulan dan kemudian
menikahi Gertrude. Rumah itu penuh sukacita dan menjadi inspirasi misionaris
sejati bagi semua anak. Mereka semua biasa pergi ke Misa bersama, melayani di
Gereja, dan selalu mendapat kunjungan dari para imam yang lewat.
Di antara saudara-saudaranya terdapat: lima biarawan Karmelit Tak Berkasut, dua biarawan Dominikan, dan tiga biarawati Dominikan dari Santa Katarina de Ricci. Pada kesempatan penahbisan Bruder Scheerer yang disebutkan di atas, ketika semua saudara kandungnya diperkenalkan kepada Paus Yohanes XXIII, Paus berseru: “Satu ibu?!!” “Ya, Yang Mulia, satu ibu!!” – jawab salah satu saudaranya. *** comshalom.org
