"Saat ini ketambahan 6 korban meninggal, jadi
jumlah total itu 111 jiwa dan ini pun dapat kami sampaikan adalah korban
meninggal tidak langsung," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan
Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, Kamis (27/8).
Empat korban meninggal dunia tambahan berasal dari
Kabupaten Manggarai. Sedangkan, dua korban meninggal dunia lainnya berasal dari
Kabupaten Manggarai Timur.
Mayoritas korban meninggal dunia merupakan perempuan, yaitu sebanyak 56.4
persen. Berdasarkan kelompok umur, sebanyak 45 persen korban merupakan bagian
dari kelompok lansia.
Selanjutnya, pengungsi akibat gempa NTT berjumlah 176.621 jiwa. Jumlah ini
mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya yang berjumlah 179.037 jiwa.
"Terutama penurunan yang signifikan berasal
dari Kabupaten Sikka," jelas Berton.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
sampai 27 Agustus mencatat 8.193 gempa susulan. Sebanyak 146 di antaranya dapat
dirasakan oleh masyarakat.
"Menurut keterangan dari BMKG karena gempa 7,7
tergolong besar maka gempa susulan diperkirakan dapat berlangsung sampai minggu
ketiga dan dan minggu keempat sejak gempa utama terjadi," sebut Berton.
*** cnnindonesia.com
