Kasi Humas Polres Flores Timur, AKP Eliezer
Kalelado, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi berdarah dengan tali
terpasang di lehernya.
"Dugaannya bunuh diri. Identitas korban,
Valentinus Balak Waton, dengan jabatan Kepala Sekolah SMP Satap Riangpuho di
Desa Waibao, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur," ujarnya.
Menurut keterangan saksi, sekitar pukul 04.20 WITA,
saksi masuk ke rumah di mes guru yang saat itu dalam keadaan gelap. Saksi
kemudian menggunakan senter dari ponselnya.
Saksi terkejut setelah melihat korban terbaring di
lantai dalam keadaan berdarah. Saksi kemudian memanggil keluarga korban untuk
bersama-sama memeriksa kondisi korban.
"Saksi menyampaikan bahwa ada tali di leher
korban. Karena lampu dalam mati, saksi-saksi menghidupkannya dan melihat korban
tertidur menghadap lantai dengan luka berdarah di bagian wajah," jelas AKP
Eliezer Kalelado.
Dalam penanganan kasus tersebut, polisi telah
menyita sejumlah barang bukti yang ditemukan berkaitan dengan kejadian.
Barang bukti tersebut antara lain tali nilon berwarna
biru, sandal Swallow berwarna putih, satu unit telepon seluler merek Oppo,
serta dua lembar kertas yang berisi tulisan tangan dari almarhum.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan
lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Polisi juga masih mendalami berbagai keterangan dan
barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. *** nttmediaexpress.com
