banner UPDATE! Tunggu Jadwal, Pemprov NTT Seleksi Sekda NTT

UPDATE! Tunggu Jadwal, Pemprov NTT Seleksi Sekda NTT

Pelaksana tugas (Plt) Sekda NTT,Johanna E.Lisapaly,S.H,M.Si   


Setapak Rai Numbei (Dalan Inuk)Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT akan melakukan seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) NTT sepeninggalan Umbu Warandoy,. Namun,  waktu pelaksanaan seleksi belum ditetapkan.

Pelaksana tugas (Plt)  Sekda NTT, Johanna E.  Lisapaly, S.H, M.Si, Selasa 8 November 2022  mengataka  pemerintah pasti akan melakukan seleksi terhadap calon Sekda NTT.

"Pastilah kita akan proses, karena tidak mungkin jabatan itu tetap lowong atau diisi oleh Plt," kata Johanna.

Dia menjelaskan  proses seleksi tentu akan diatur waktunya, sehingga pemerintah perlu mempersiapkan agar proses itu bisa berlangsung dengan baik.

"Proses seleksi kita siapkan agar berjalan sesuai dengan regulasi yang ada. Pasti kita lakukan seleksi, tapi itu ada proses," katanya.

Dikatakan, pemerintahan saat ini tetap berjalan dan semua pelayanan terhadap masyarakat juga berjalan baik.
"Intinya  sekarang tidak kosong, kan saya ada sebagai  Plt. Jadi kita tetap akan persiapkan proses seleksi sehingga nantinya ada Sekda definitif," ujarnya.

Untuk diketahui, Johanna E. Lisapaly menjabat sebagai Plt. Sekda NTT sejak meninggalnya Sekda NTT, Domu Warandoy,S.H,M.Si pada Minggu dini hari 2 Oktober 2022. Domu yang baru menjabat sebagai Sekda NTT sekitar dua bulan lebih itu meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal di Jalan Frans Seda, Kota Kupang. * flores.tribunnews.com





 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama