banner Duel Maut Dua Pria di Sumba Tengah NTT Gegara Berebutan Potong Hewan

Duel Maut Dua Pria di Sumba Tengah NTT Gegara Berebutan Potong Hewan

Foto: Korban pembacokan gegera rebutan potong hewan di Sumba Tengah, NTT (EMANUEL LODJA/NTT EXPRESS)


Setapak Rai Numbei (Dalan Inuk)Dua pria di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT) terlibat aksi saling tebas menggunakan parang akhir pekan lalu. 

Aksi kekerasan ini dipicu prosesi potong hewan (babi) saat pemakaman seorang warga yang meninggal dunia di Kampung Praikatondu, Desa Anapalu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah

Duel maut ini melibatkan Martinus Umbu Siwa (39) dan Marselinus Umbu Raingu (25).

Saat itu, keduanya sedang berada di acara kedukaan.

Keduanya kemudian berebutan memotong hewan. 

Saat saling berebutan, Martinus Umbu Siwa spontan membacok Marselinus Umbu Raingu menggunakan parang dan mengenai bagian dada. 

Marselinus Umbu Raingu kemudian membalas dengan menebas Martinus mengenai tangan kiri dan lengan.

Beruntung warga lainnya segera melerai keduanya. 

Hingga saat ini keduanya masih menjalani perawatan di Puskesmas Wairasa dan RSUD Waibakul, kabupaten Sumba Tengah.

"Dua-duanya membuat laporan ke SPKT Polsek Urban Katikutana," ujar Kapolres Sumba Barat, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, Minggu 2 April 2023.

Ia mengaku penyidik Reskrim Polsek Urban Katikutana saat ini sedang mengumpulkan keterangan saksi serta mengamankan barang bukti.

"Kedua korban belum diambil keterangan karena masih menjalani perawatan medis," tandasnya. (nex/01/ok) *** nttmediaexpress.com



Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama