Pegiat Tenun Ikat Maumere NTT, Fransiska Yanti Menerima Penghargaan dari Universitas Negeri Jakarta

Pegiat Tenun Ikat Maumere NTT, Fransiska Yanti Menerima Penghargaan dari Universitas Negeri Jakarta



Setapak Rai Numbei (Dalan Inuk) Fransiska Yanti Surat, salah satu pegiat tenun ikat asal Maumere menerima penghargaan dari Universitas Negeri Jakarta dalam partisipasinya sebagai sponsor kegiatan Malam Grand Final dan Penganugerahan Duta UNJ 2023 di Aula Latief Hendraningrat Lt. 2 Gedung Dewi Sartika, Jakarta, 17 November 2023.

Pemilihan Duta UNJ 2023 tersebut mengangkat tema “Cahaya dari Timur” karena menurut Kepala Humas dan Informasi Publik, UNJ, Heryanti Utami, MM.PAR., timur adalah matahari terbit sekaligus harapan kemajuan dan hari baru yang akan muncul.

Berdasarkan latar belakang tersebut, Dan Hading yang juga berasal dari Timur Indonesia dipilih sebagai salah satu sponsor dalam Duta UNJ. Sebab dalam audisi Duta UNJ beberapa peserta mengenakan pakaian dari kain tenun dan aksesioris asal Maumere.

Beberapa peserta audisi Duta UNJ terihat anggun mengenakan pakaian adat asal Maumere itu. Salah satu peserta yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa, keindahan motif dan jenis kain tradisional ini cukup khas dan nyaman dikenakan sehingga membuatnya terlihat elegan.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ibu Heryanti Utami. Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong munculnya produk-produk kerajinan unggulan, baik dari segi desain, inovasi, ciri khas, memiliki kearifan lokal daerah, dan berorientasi pasar.

Pemilihan Duta UNJ merupakan program tahunan yang bertujuan meregenerasi garda terdepan ganda setelah melalui masa bakti selama satu tahun.

Selain itu, rangkaian pemilihan Duta UNJ dimulai dari tahap seleksi, karantina, pembekalan, unjuk bakat, dan puncaknya pada Malam Penganugerahan Duta Universitas Negeri Jakarta. 

Rangkaian tersebut dilaksanakan untuk melatih para calon duta sebagai ‘wajah UNJ’ yang berakhlak mulia, berpenampilan menarik, serta memiliki wawasan dan pemikiran yang luas.

Saat ditemui tim Bulir.id, Fransiska Yanti mengungkapkan kebanggaannya terhadap warisan budaya Maumere yang mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia terutama pada mahasiswa Universitas Negeri Jakarta.

Pemilik Dan Hading tersebut berterima kasih kepada UNJ yang telah memberikan kesempatan baginya untuk memperkenalkan produk-produknya sehingga mendapat tempat di hati para mahasiswa.

“Terima kasih Tuhan. Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa Universitas Negeri Jakarta dan teman-teman yang mendukung saya,” kata Fransiska Yanti.

Kini Dan Hading tengah menyiapkan sejumlah produk unggulan dengan target pelanggan muda-mudi karena banyak kaum muda kini beralih ke produk lokal.

“Ke depannya saya akan menyiapkan beberapa produk yang lebih elegan dan cocok untuk anak muda masa kini,” jelas Fransiska Yanti.

“Kain Tenun Maumere memiliki ciri khas, memiliki daya tarik dan memang terbuat dari bahan alami dari tumbuh-tumbuhan yang ada di Maumere,” tuturnya.

Dia juga mengatakan Maumere kaya dengan berbagai potensi kerajinan, bukan hanya kain tenun saja, masih banyak kerajinan lainnya yang juga tidak kalah menariknya.

Pemilik Dan Hading itu, juga memeberikan pesan kepada para pengrajin, jangan pernah putus asa dan terus berkreasi, berinovasi dan terus mengeksplorasi produk turunan dari tenun ikat Maumere.

“Langkah sederhana yang bisa kita lakukan adalah dengan mencintai produk lokal, menggunakan hasil kerajinan tersebut,” tutup dia.* bulir.id



 

 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei adalah sebuah situs online yang berisi berita, artikel dan opini. Menciptakan perusahaan media massa yang profesional dan terpercaya untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas dan bijaksana dalam memahami dan menyikapi segala bentuk informasi dan perkembangan teknologi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama