Kisah Sedih Diakon Engel Nahak Menerima Tahbisan Imamat Uskup Atambua Tanpa Orang Tua

Kisah Sedih Diakon Engel Nahak Menerima Tahbisan Imamat Uskup Atambua Tanpa Orang Tua



Setapak Rai Numbei (Dalan Inuk)Berita Viral peristiwa sedih menimpah diakon Engel Nahak yang hari ini ditahbisakan menjadi imam baru tanpa dihadiri orang tua.

Upacara sakramen pentahbisan ini dilaksanakan, pada, Kamis (30/11) pagi, di Aula Santo Dominikus Emaus Pastoral Center, Atambua.

Dalam caption vidio Berita Viral yang diunggah oleh akun tiktok @pemulunginspirasi menjelaskan ibunda dari diakon Engel Nahak meninggal dunia sehari sebelum pentahbisan.

Ibunda diakon Engel Nahak yang bernama Regelinda Hoar, mengalami kecelakan lalulintas, pada Rabu, 29 November 2023 setelah pulang dari geladi bersih pentahbisan.

Dalam vidio Berita Viral tiktok @pemulunginspirasi itu tampak terlihat Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, sedang menanyakan janji imamat kepada diakon Engel.

Dalam posisi berlutut dalam Berita Viral berdurasi pendek di hadapan uskup diakon Engel menjawab semua pertanyaan yang diberikan yang mulia bapa Uskup Atambua.

Setelah tahbisan, Romo Engel Nahak tampak menggunakan kasula berwarna merah maju ke depan altar dan memberikan doa untuk ibunya, s

Semoga almarhum diterima disisi Allah dan dibangkitkan bersama Yesus.

Peristiwa ini menghadirkan beragam komentar dari pengguna akun tiktok, salah satunya datang dari akun tiktok @orangenak menulis

"jenasah pertama yang Dia berkat setelah ditahbiskan adalah Ibu kandung nya sendiri. RIP Turut berdukacita Romo".

Sementara itu akun @yovitavivikti menulis " Turut berdukacita semoga Ibunda diakon Engel Nahak bahagia bersama para kudus di surga".





 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei adalah sebuah situs online yang berisi berita, artikel dan opini. Menciptakan perusahaan media massa yang profesional dan terpercaya untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas dan bijaksana dalam memahami dan menyikapi segala bentuk informasi dan perkembangan teknologi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama