banner Polisi Akan Gelar Perkara Dugaan Kekerasan Seksual Kepsek SDN Buta, Terhadap Guru EL di TTU NTT

Polisi Akan Gelar Perkara Dugaan Kekerasan Seksual Kepsek SDN Buta, Terhadap Guru EL di TTU NTT



Suara Numbei News - Polisi sementara  mendalami dugaan kasus Kekerasan Seksual yang menimpa seorang guru SDN Buta, Desa Ainiut Kecamatan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) berinisial EL, dengan diduga Pelaku Kepala Sekolah SDN Buta, Delfrianus Soko Banae.

Pasca melakukan pemeriksaan terhadap saksi - saksi, terduga pelaku, mengumpulkan bukti, polisi pun akan melakukan gelar perkara.

Kapolres TTU, AKBP. Moh. Mukhson, melalui Kasatreskrim, Iptu. Jeffry Dwi Nugroho Silaban, S. Tr. K mengatakan akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan status kasusnya.

"Perkembangan Hasil Penyelidikan dugaan tindak pidana yang dilaporkan korban, Penyidik pada Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres TTU telah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan 5 (lima) orang saksi serta 1(satu) orang Terlapor atas nama Delfrianus Soko Banae. Penyidik akan melakukan gelar perkara guna menentukan perkara tersebut merupakan peristiwa pidana guna ditingkatkan ke tahap Penyidikan", jelas Jefrry Dwi Nugroho, dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP)  yang diterima korban, pada 27 Mei 2024 lalu.

Terpisah, korban yang dikonfirmasi Selasa, 11 Juni 2024 mengatakan siap menunggu panggilan berikut guna mengikuti gelar perkara.

"Saya diinformasikan oleh pak Simon dari unit PPA bahwa sementara dijadwalkan ulang gelar perkaranya", aku korban.

Perkara dugaan kasus kekerasan seksual oleh Kepala Sekolah SDN Buta, Delfrianus Soko Banae ini ditangani Brigpol Marianus Simon Nailiu. (*) NTT Hits



 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama