banner Bripka YM yang Sayat 4 Jari Istri Diamankan Propam Polda NTT, Benarkah Pelaku Kecanduan Judi Online?

Bripka YM yang Sayat 4 Jari Istri Diamankan Propam Polda NTT, Benarkah Pelaku Kecanduan Judi Online?



Suara Numbei News - Propam Polda NTT langsung turun tangan di kasus Bripka YM menganiaya sang istri, YS pakai parang.

Oknum Polisi Bripka YM kini telah diamankan Propam Polda NTT usai dilaporkan menganiaya istrinya yang alami 4 luka sayatan di jari.

Insiden Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada istrinya, YS ini terjadi Kamis, 15 Agustus 2024, sekitar pukul 10.30 WITA di rumah mereka di Maulafa, Kota Kupang.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Ariasandy yang dikonfirmasi mengatakan saat ini YM sedang dalam pemeriksaan.

“Yang bersangkutan (YM) sementara diamankan dan dalam pemeriksaan propam,” ujar Ariasandy Senin, 19 Agustus 2024.

Ariasandy juga membantah, adanya isu beredar yang menyebutkan bahwa terduga pelaku kecanduan judi online (judol)

 “Masalah keluarga, bukan judi online,” katanya singkat.

Adapun kasus ini bermula pada 17 Agustus 2024, terduga pelaku YM menanyakan keberadaan anaknya pada istrinya YS.

Saat kejadian tersebut, anaknya sedang berada di sekolah mengikuti lomba peringatan kemerdekaan RI ke-79.

Terduga yang saat itu dipengaruhi minuman keras, naik pitam saat YS melarangnya menghubungi pihak sekolah dengan alasan akan membuat anaknya malu.

Terduga yang kesal, mengambil sebilah parang dari lemari lalu membacok tangan istrinya.

Akibatnya, sang istri mengalami luka pada empat jari bagian kiri.

Melihat istrinya terluka, pelaku membawa istrinya menuju Rumah Sakit Leona Kota Kupang.

Keluarga YS menyarankan agar penanganan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Titus Ully Kupang, serta melaporkan perbuatan suaminya ke Bidang Propam Polda NTT. (cr19) *** tribunnews.com





 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama