banner Polisi Cokok Terduga Bacok Dua Mahasiswa di Kelurahan Oesapa Kota Kupang

Polisi Cokok Terduga Bacok Dua Mahasiswa di Kelurahan Oesapa Kota Kupang



Suara Numbei News Personel Polsek Kota Lama bergerak cepat dan berhasil menangkap Kornelis Wongu Maga, karena diduga kuat telah membacok dua orang warga menggunakan sebilah parang.

Kedua orang warga yang dibacok masing-masing Afrika R. Lango dan Rasdiman. Kedua korban pembacokan ini diketahui masih berstatus mahasiswa.

"Terduga pelaku sudah kita tahan di Rutan Polsek Kota Lama," kata Kapolsek Kota Lama, AKP Jemy Noke, Minggu (1/12).

Kedua korban dibacok di sebuah kos-kosan di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Jumat (29/11).

Awalnya kejadian berdarah itu saat korban Afrika dan rekanya Lusia sedang bersama di kos. Tiba-tiba datang pelaku dalam kondisi mabuk miras (minuman keras) dan membuat keributan sehingga korban Rasdiman yang berada di kos-kosan tersebut datang untuk menenangkan pelaku karena saling kenal.

Namun, pelaku tidak terima sehingga mengayunkan parang yang ada ditangannya itu ke arah korban Rasdiman tapi diadang dengan tangan oleh korban Afrika. Setelah itu pelaku mengayunkan parangnya ke arah korban Rasdiman.

"Jadi, korban Afrika mengalami luka bacok di tangan kanan dan korban Rasdiman luka di kepala bagian kanan," ungkap Kapolsek Kota Lama.

Usai membacok kedua korban, terduga pelaku langsung kabur meninggal lokasi kejadian. Sementara kedua korban langsung datang ke Polsek Kota Lama untuk melaporkan nahas yang dialaminya itu. (r1/gat/dek) *** timexkupang.fajar.co.id



 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama