banner Kasus Eks Kapolres Ngada, Polda NTT Akhirnya Tetapkan Fani sebagai Tersangka

Kasus Eks Kapolres Ngada, Polda NTT Akhirnya Tetapkan Fani sebagai Tersangka

Tersangka kasus pelecehan seksual ini adalah penyedia anak perempuan yang dicabuli oleh eks Kapolres Ngada, Fajar Widyadharma.

 


Suara Numbei News - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menetapkan Fani (20 tahun), seorang mahasiswa di Kupang sebagai tersangka kasus pelecehan seksual yang menjerat eks Kapolres Ngada, Fajar Widyadharma.

Penetapan Fani sebagai tersangka diumumkan Direskrimum Polda NTT Komisaris Besar Patar Silalahi. Fani adalah penyedia jasa anak di bawah umur bagi eks Kapolres Ngada untuk melakukan tindakan asusilanya.

Patar mengatakan, Polda NTT telah menyerahkan berkas tahap I sejak 20 Maret 2025 ke Kejati NTT. Selanjutnya pada 21 Maret 2025, Polda NTT menggelar kasus dan menetapkan perempuan berusia 20 tahun itu sebagai tersangka kasus pelecehan seksual anak. 



Fani juga telah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus pencabulan anak. Terhitung sejak 24 Maret 2025, Fani telah ditahan di Polda NTT. 

Dalam kasus ini, eks Kapolres Ngada Fajar Widyadharma melakukan pelecehan seksual kepada tiga anak di bawah umur, yakni 6 tahun, 13 tahun dan 16 tahun. Kasus ini terkuak setelah video syur bersama anak usia 6 tahun itu diunggah Fajar di situs porno Australia. Pada saat ini, eks Kapolres Ngada itu telah dipecat oleh institusi kepolisian. *** tempo.co



 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei merupakan media informasi dan opini yang menyajikan berita-berita aktual, akurat, dan terpercaya mengenai berbagai dinamika kehidupan, mulai dari isu lokal, nasional, hingga internasional. Kami percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna, setiap fakta layak disampaikan dengan jernih, dan setiap opini harus dibangun di atas data, etika, serta tanggung jawab. Jernih Melihat Fakta. Tajam Menganalisis. Bijak Menginspirasi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama