Miris, Persab Belu Tampil di ETMC Kupang Tanpa Dukungan Pemerintah Kabupaten

Miris, Persab Belu Tampil di ETMC Kupang Tanpa Dukungan Pemerintah Kabupaten



Suara Numbei News  Persab Belu, klub kebanggaan masyarakat Kabupaten Belu mengikuti turnamen El Tari Memorial Cup (ETMC) tahun 2025 di Kupang.

Namun, keikutsertaan Persab Belu dana ETMC kali ini menghadapi kenyataan pahit. Pasalnya tidak mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Belu sejak masa kepemimpinan Bupati Agus Taolin dan Aloysius Haleseren.

Kapten tim Persab Belu, Armando Leite mengatakan, tim ini tidak pernah mendapatkan dukungan dana dari pemerintah daerah, memaksa Askab PSSI Belu dan para pecinta sepak bola setempat untuk mencari dana sendiri.

Lebih lanjut dia menyoroti minimnya perhatian dari Pemda Belu terhadap tim yang telah menjadi simbol kebanggaan masyarakat perbatasan Belu.

 “Untung ada Pak Ketua Askab, Pak Naries Nuwa, Pak Febi Djuang, Pak Riki Mau Meta, dan semua orang yang selalu mendukung tim Persab dengan caranya masing-masing,” ujar Armando, Selasa (11/3/2025).

Kondisi serua dialami tim Persab Belu pada turnamen ETMC Kabupaten Lembata dan Rote yang tidak mendapatkan dana dari pemerintah daerah. Kondisi ini menimbulkan keprihatinan banyak pihak, mengingat Kabupaten lain di NTT tetap memberikan dukungan penuh bagi tim sepak bolanya.

Armando berharap, dengan berakhirnya masa kepemimpinan Bupati Agus Taolin, para pecinta sepak bola berharap Bupati Belu baru Willybrodus Lay dan Wabup Vicente Hornai bisa mengubah kebijakan dan memberikan perhatian lebih kepada dunia olahraga.

“Jangan bawa sepak bola ke dalam politik seperti yang terjadi sebelumnya. Sepak bola adalah olahraga pemersatu,” tegas dia. *** katantt.com



 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei adalah sebuah situs online yang berisi berita, artikel dan opini. Menciptakan perusahaan media massa yang profesional dan terpercaya untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas dan bijaksana dalam memahami dan menyikapi segala bentuk informasi dan perkembangan teknologi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama