banner Satu Penumpang KM Putri Sakinah Masih Hilang, Gubernur NTT Pertimbangkan Perpanjangan Operasi SAR

Satu Penumpang KM Putri Sakinah Masih Hilang, Gubernur NTT Pertimbangkan Perpanjangan Operasi SAR

Tim SAR mengangkat kantong berisi jenazah korban tenggelamnya kapal motor (KM) Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/1/2026). Kapal tersebut tenggelam pada Jumat, 26 Desember 2025. (Sumber: Antara)



Suara Numbei NewsGubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melkiades Laka Lena menyampaikan kemungkinan perpanjangan operasi pencarian korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Kapal tersebut tenggelam pada 26 Desember 2025. 

Dalam Kompas Petang Kompas TV, Rabu (7/1/2026), Melkiades menjawab pertanyaan tentang progres pencarian korban di hari ketigabelas.

Menurutnya, hingga Rabu sore, satu korban belum ditemukan.

“Tadi saya masih mengecek juga teman-teman di lapangan, sampai dengan tadi yang tersisa satu korban yang belum ditemukan, pencarian sampai tadi sore belum menemukan korban,” tuturnya.

Tim yang terlibat dalam operasi pencarian, kata dia, sedang melaksanakan rapat tentang rencana operasi ke depannya.

“Pak Fathur (Fathur Rahman) sebagai komandan lapangan, Kepala Basarnas, bersama semua tim sedang merapatkan untuk melanjutkan rencana operasi ke depan,” jelasnya.

“Bisa jadi mungkin tambah satu dua hari ke depan, rencananya masih akan ada kelanjutan operasi. Keputusannya setelah rapat sore hari ini,” tambahnya.

Saat ditanya apakah operasi pencarian akan diperpanjang hingga satu atau dua hari ke depan, ia mengatakan hal itu masih menunggu keputusan rapat.

“Masih kita tunggu keputusan, ini masih dirapatkan antara perpanjangan sekitar satu atau dua hari ke depan,” tambahnya.

Sebagai informasi, kapal motor (KM) Putri Sakinah yang mengangkut wisatawan mengalami mati mesin dan tenggelam setelah terhantam ombak di perairan Selat Pulau Padar, Labuan Bajo, NTT pada 26 Desember 2025.

Kapal itu membawa 11 penumpang yang terdiri atas enam wisatawan mancanegara asal Spanyol, satu pemandu wisata, serta empat kru kapal.

Di hari kecelakaan terjadi, tujuh dari 11 orang yang berada di atas kapal berhasil diselamatkan. Sedangkan empat orang lainnya dinyatakan hilang.

Hingga hari ini, tiga dari empat korban hilang sudah ditemukan, sehingga masih menyisakan satu korban lain. *** kompas TV



 

Suara Numbei

Setapak Rai Numbei adalah sebuah situs online yang berisi berita, artikel dan opini. Menciptakan perusahaan media massa yang profesional dan terpercaya untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas dan bijaksana dalam memahami dan menyikapi segala bentuk informasi dan perkembangan teknologi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama