Salah satu korban merupakan mahasiswi yang mengalami
kejadian tersebut pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 18.00 WITA.
Peristiwa itu terjadi saat ia bersama rekan kos
hendak membeli sayur di kawasan pertigaan Rumah Sakit Jiwa.
Informasi yang diperoleh media ini pada Selasa
(24/2/2026) menyebutkan, pelaku menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam
putih dan menghampiri korban di depan Pustu Naimata.
Pelaku awalnya menanyakan lokasi Gereja Hosan
Sungkaen. Setelah diberi petunjuk arah, pelaku kemudian meminta tolong meminjam
HP dengan alasan ingin memotret tiang listrik di sekitar lokasi tersebut.
“Dia (pelaku, red) tanya gereja Hosana Sungkaen di
mana. Jadi korban bilang di atas. Lalu dia minta tolong korban untuk naik
dengan dia untuk kasih tunjuk gereja, na setelah sampai gereja dia minta korban
pung HP untuk foto tiang listrik bilang. Jadi korban kasih HP langsung dia gas
motor ko jalan kasih tengah korban," ungkap informasi itu.
Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian satu
unit telepon genggam yang langsung dibawa kabur pelaku.
Korban mengaku tidak menyangka permintaan sederhana
tersebut hanyalah modus untuk melancarkan aksi pencurian.
Modus serupa sebelumnya juga dilaporkan terjadi di
kawasan pertigaan Petuk Naimata. Seorang mahasiswa menjadi korban setelah
didatangi pria yang mengenakan pakaian menyerupai atribut petugas PLN.
Dengan dalih hendak memotret tiang listrik, pelaku
meminjam HP korban dan langsung melarikan diri.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan
terhadap orang tak dikenal yang meminjam barang pribadi dengan berbagai
alasan.*** korantimor.com
