banner Felin, Dua Tahun, dan Waktu yang Tak Lagi Sama

Felin, Dua Tahun, dan Waktu yang Tak Lagi Sama



Suara Numbei News - Selasa, 24 Februari 2026, pagi datang seperti biasa, tetapi tidak sepenuhnya sama. Ada sesuatu yang lebih hangat di udara, sesuatu yang lebih hidup di dalam dada. Hari ini, waktu berhenti sejenak untuk memberi ruang bagi sebuah nama kecil yang telah mengubah begitu banyak hal: Felinsia Ferryni Mau—Felin.

Dua tahun lalu, pada hari seperti ini, dunia menerima kehadiranmu dengan cara yang paling jujur: tangisan. Banyak orang mengira tangisan adalah tanda kelemahan, tetapi hari itu kami tahu, tangisan adalah tanda keberanian pertama. Engkau berani meninggalkan sunyi yang abadi di rahim ibumu untuk memasuki dunia yang tidak selalu ramah. Tangisanmu adalah pernyataan filosofis paling awal bahwa hidup adalah perjuangan—dan engkau memilih untuk menjalaninya.

Sejak saat itu, waktu tidak lagi berjalan seperti biasanya. Ia tidak lagi sekadar angka di kalender, tetapi berubah menjadi kenangan yang tumbuh: senyum pertamamu, langkah goyah pertamamu, kata-kata yang belum sempurna tetapi penuh makna, dan tawamu—oh, tawamu—yang sering kali menjadi obat paling ampuh bagi lelah yang tidak bisa dijelaskan.

Felin, dalam usiamu yang baru dua tahun, engkau mungkin belum memahami dunia. Tetapi justru di situlah letak keindahanmu. Engkau melihat tanpa curiga. Engkau percaya tanpa syarat. Engkau mencintai tanpa perhitungan. Engkau marah, lalu memaafkan dalam hitungan menit. Engkau jatuh, lalu berdiri lagi, seakan hidup memang diciptakan untuk dicoba berulang-ulang.

Dari situ kami belajar sesuatu yang sering dilupakan orang dewasa: bahwa hidup tidak pernah benar-benar tentang tidak jatuh, tetapi tentang selalu bersedia bangkit.

Engkau adalah cermin yang jujur. Melalui matamu, kami melihat betapa dunia sebenarnya sederhana, tetapi sering dipersulit oleh pikiran kami sendiri. Engkau bahagia hanya karena balon, karena pelukan, karena tepuk tangan kecil. Engkau tidak meminta dunia—engkau hanya meminta kehadiran.

Dan di situlah engkau diam-diam mengajarkan filsafat kehidupan yang paling dalam: bahwa makna tidak lahir dari memiliki, tetapi dari mengalami.

Felin, kehadiranmu juga mengubah cara kami memahami waktu. Dulu, kami ingin waktu berjalan cepat agar kami segera sampai pada mimpi-mimpi kami. Tetapi sejak engkau ada, kami justru berharap waktu berjalan lebih lambat—agar kami bisa lebih lama melihatmu tertidur di bahu, lebih lama menggenggam tangan kecilmu, lebih lama mendengar suaramu memanggil dengan polos.

Sebab kami mulai sadar, waktu bukan sesuatu yang bisa disimpan. Ia hanya bisa dirayakan—dan engkau adalah salah satu perayaan terindah yang pernah dititipkan kepada kami.

Engkau mungkin tidak akan mengingat hari ini. Engkau mungkin tidak akan mengingat kue, lilin, atau lagu yang dinyanyikan. Tetapi kami akan mengingatnya. Kami akan mengingat bagaimana engkau tertawa tanpa beban, bagaimana engkau bertepuk tangan untuk dirimu sendiri, bagaimana engkau hidup sepenuhnya di saat ini—sesuatu yang sering gagal dilakukan oleh orang dewasa.

Felin, suatu hari nanti engkau akan bertumbuh. Dunia akan memperkenalkanmu pada banyak hal: keberhasilan dan kegagalan, pertemuan dan perpisahan, cinta dan kehilangan. Akan ada hari ketika engkau merasa kuat, dan akan ada hari ketika engkau merasa rapuh.

Tetapi kami berharap, jauh di dalam dirimu, engkau tetap menyimpan sesuatu dari dirimu yang sekarang: keberanian untuk mencoba, ketulusan untuk mencintai, dan kemampuan untuk tertawa bahkan pada hal-hal kecil.

Jangan terlalu terburu-buru menjadi besar, Felin.

Sebab menjadi besar sering kali membuat manusia lupa bagaimana menjadi utuh.

Jika suatu hari engkau merasa dunia terlalu bising, ingatlah bahwa engkau pernah menjadi anak kecil yang bahagia hanya dengan dipeluk.

Jika suatu hari engkau merasa sendirian, ingatlah bahwa bahkan sebelum engkau mengenal dunia, engkau sudah dicintai.

Jika suatu hari engkau ragu pada dirimu sendiri, ingatlah bahwa langkah pertamamu dulu pun goyah—tetapi engkau tetap berjalan.



Hari ini, di ulang tahunmu yang kedua, kami tidak hanya merayakan bertambahnya usiamu. Kami merayakan makna yang engkau bawa. Kami merayakan harapan yang engkau hidupkan. Kami merayakan cinta yang engkau ajarkan—cinta yang tidak membutuhkan alasan untuk ada.

Terima kasih, Felin, karena telah hadir.

Terima kasih karena telah mengubah rumah menjadi lebih hidup, hari-hari menjadi lebih berarti, dan hati kami menjadi lebih luas.

Selamat ulang tahun yang kedua, Felin kecil.

Bertumbuhlah dengan bebas, tetapi jangan kehilangan arah.
Bermimpilah setinggi langit, tetapi tetaplah membumi.
Jadilah terang, tetapi jangan lupa menjadi hangat.

Sebab pada akhirnya, mungkin kita tidak akan diingat karena seberapa hebat kita, tetapi karena seberapa tulus kita mencintai.

Dan hari ini, kami mencintaimu—dengan cara yang tidak bisa diukur oleh waktu.

Selamat ulang tahun, Felin. 🌿


 


Suara Numbei

Setapak Rai Numbei adalah sebuah situs online yang berisi berita, artikel dan opini. Menciptakan perusahaan media massa yang profesional dan terpercaya untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas dan bijaksana dalam memahami dan menyikapi segala bentuk informasi dan perkembangan teknologi.

Posting Komentar

Silahkan berkomentar hindari isu SARA

Lebih baru Lebih lama