Pemberitahuan tersebut
disampaikan Manajer PLN ULP Atambua, Daniel Antonius Meok, kepada media korantimor.com,
Kamis (12/02/2026) malam.
Ia menjelaskan,
pemadaman dilakukan dalam rangka pekerjaan pemeliharaan jaringan distribusi 20
KV guna menjaga keandalan sistem kelistrikan.
“Kami informasikan kepada seluruh pelanggan
bahwa akan terjadi penghentian sementara penyediaan tenaga listrik di wilayah
Belu dan sebagian Malaka. Ini bagian dari upaya penormalan dan peningkatan
keandalan sistem,” jelas Daniel.
Menurutnya, PLN
terus bekerja maksimal agar pasokan listrik dapat kembali normal sesuai jadwal.
Tim lapangan juga memprioritaskan pemulihan pada fasilitas layanan umum yang
bersifat vital, terutama sektor kesehatan.
PLN mengimbau
masyarakat untuk mempersiapkan kebutuhan selama masa pemadaman serta memastikan
instalasi genset dipisahkan dari instalasi utama guna menghindari risiko gangguan.
Untuk memperoleh
informasi terkini, masyarakat dapat mengunduh aplikasi PLN Mobile, menghubungi
Call Center PLN 123 (layanan 24 jam tanpa pulsa), atau mengikuti media sosial
resmi PLN NTT di akun @plnntt.
PLN juga memohon
dukungan doa agar proses pemeliharaan berjalan aman dan lancar.
“Atas ketidaknyamanan
yang terjadi, kami menyampaikan permohonan maaf dan mengharapkan pengertian
serta kesabaran masyarakat,” tutupnya.(PETRA)* korantimor.com
