Dokter muda lulusan Universitas Pelita Harapan (UPH)
itu datang untuk bertemu para guru dan siswa di ruang-ruang kelas SMAK Frateran Maumere.
Kunjungan tersebut menjadi momen kebanggaan bagi keluarga besar sekolah
sekaligus ajang motivasi bagi para siswa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAK Frateran Maumere,
Agustinus Sirilus, mengaku bangga atas prestasi yang diraih Melisa. Menurutnya,
pencapaian tersebut tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi
juga Kabupaten Sikka dan Provinsi NTT.
“Saya sangat bangga sekali dengan prestasi ini,
karena dia sudah membawa nama kabupaten dan provinsi. Sebagai alumni SMAK Frateran Maumere,
ini menjadi kebanggaan besar bagi kami,” ujar Agustinus.
Motivasi bagi
Siswa
Ia mengatakan, kehadiran Melisa di sekolah
memberikan motivasi bagi para siswa untuk terus berprestasi.
“Dia datang ke sekolah kami dan memotivasi anak-anak
semua, sehingga ke depan mereka juga terdorong untuk lebih
berprestasi lagi,” katanya.
Agustinus mengaku mengenal Melisa sejak masih duduk
di bangku SMA. Saat itu ia mengajar Melisa pada mata pelajaran matematika.
Menurutnya, Melisa dikenal sebagai sosok yang tekun
dan memiliki kemampuan akademik yang sangat baik.
“Prestasi dan kemampuannya tidak diragukan. Dia anak
yang sangat tekun. Di bidang matematika dan pelajaran lain juga sangat baik,”
ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Melisa pernah mengikuti
program pertukaran pelajar ke Amerika Serikat selama satu tahun ketika masih
menjadi siswa SMAK Frateran Maumere.
“Prestasinya sampai membawa dia mengikuti pertukaran
pelajar di Amerika selama satu tahun. Itu menjadi kebanggaan sekolah,” katanya.
Agustinus menilai terpilihnya Melisa sebagai wakil
NTT di ajang Puteri Indonesia bukan hal yang mengejutkan, mengingat kemampuan
dan kepribadian yang dimilikinya. *** tribunflores.com
